Sukses

5 Pemenang Ballon d'Or Termuda Sepanjang Sejarah

Jakarta Ballon d'Or adalah penghargaan untuk pemain sepak bola yang diberikan France Football. Sejak 1956, beberapa pemain dari berbagai negara telah meraih penghargaan tersebut berkat penampilan impresifnya.

Pemenang dipilih oleh kombinasi suara dari jurnalis, pelatih dan kapten tim nasional. Ballon d'Or 2019 diraih oleh megabintang Barcelona, Lionel Messi.

Striker Barcelona tersebut juga menjadi peraih Ballon d'Or terbanyak dengan enam trofi. Posisi kedua ditempati rival abadinya, Cristiano Ronaldo, dengan 5 penghargaan.

Sudah 11 tahun penghargaan tersebut didominasi mereka. Hanya musim 2018 saja, peraih Ballon d'Or tidak jatuh ke tangan mereka.

Musim itu, Ballon d'Or menjadi milik Luka Modric. Ia tampil menawan dengan membawa El Real menjuarai Liga Champions 2017-2018.

Lionel Messi menjadi pemain terbanyak yang mengoleksi gelar tersebut. Namun, La Pulga bukan menjadi pemain termuda saat meraih Ballon d'Or pertama kalinya.

Saat meraih Ballon d'Or pada 2009, Lionel Messi berusia 22 tahun, 5 bulan, 7 hari. Itu membuatnya menempati urutan ketiga. Berikut pemain lain yang meraih pengharaan tersebut di usia muda dilansir Sportskeeda, Kamis (13/2/2020).

2 dari 5 halaman

1. Ronaldo Nazario

Meski diganggu cedera sepanjang kariernya, Ronaldo Nazario adalah pemain bola terbaik pada masanya. Ia menerima penghargaan Ballon d'Or pada usia muda yakni 21 tahun pada 1997.

Ia menerima penghargaan itu saat membela Barcelona. Ronaldo sukses membawa El Barca meraih Piala UEFA, Piala Super Spayol dan Copa del Rey.

Ronaldo secara mengejutkan mencetak 37 gol dalam 34 penampilan.

3 dari 5 halaman

2. Michael Owen

Tahun 2001 menjadi puncak kegemilangan Michael Owen. Ia meraih pengharagaan Ballon d'Or saat berseragam Liverpool dengan usia 22 tahun 4 hari.

Pada usia tersebut Michael Owen mengalahkan sederet generasi terbaik antara lain Paul Scholes, David Beckham, dan Robbie Fowler. Ia kemudian memulai karier di Real Madrid pada 2004, namun gagal berujung kejayaan.

4 dari 5 halaman

3. George Best

George Best memenangkan Ballon d'Or 1968 saat berusia 22 tahun, 7 bulan, 2 hari. Ia tampil gemilang tahun tersebut dengan mempelopori kemenangan Manchester United di final Piala Champions dengan skor 4-1 atas Benfica.

Tahun tersebut, Best mengalahkan sederet talenta terbaik dunia seperti Franz Beckenbauer, Dragan Dzajic, dan Bobby Charlton.

5 dari 5 halaman

4. Oleg Blokhin

Oleg Blokhin memenangkan Ballon d'Or 1975 pada usia 23 tahun, 1 bulan, 25 hari. Saat itu, ia sedang memperkuat Dinamo Kyiv.

Ia mengabiskan 18 tahun di klub tersebut dan mencetak 266 gol. Real Madrid sempat dibuat putus asa untuk mendapatkannya pada 1970-an. Blokhin kemudian pensiun pada 1990.

 

Sumber: Sportskeeda.

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Hanif Sri Yulianto /Editor: Yus Mei Sawitri, published 13/2/2020)

Keren, Game MotoGP 20 Terlihat Nyata dan Realistis
Loading