Rapor Pemain Timnas Indonesia U-22 Usai Gagal Raih Emas SEA Games 2019

Hal ini berarti Timnas Indonesia U-22 gagal mengulangi sejarah yang ditorehkan Tim Garuda pada SEA Games 1991, di venue sama.

Diterbitkan 11 Desember 2019, 09:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Manila - Timnas Indonesia U-22 hanya meraih perak di SEA Games 2019. Mereka kalah 0-3 melawan Vietnam dalam final yang digelar Selasa, (10/12/2019).

Hal ini berarti Timnas Indonesia U-22 gagal mengulangi sejarah yang ditorehkan Tim Garuda pada SEA Games 1991, di venue sama.

Timnas Indonesia U-22 sejatinya tampil apik sejak fase penyisihan, tetapi justru tidak berkutik di partai puncak. Terlihat jika Garuda Muda tidak banyak belajar saat dikalahkan Vietnam 1-2 dalam fase grup.

Tim besutan Indra Sjafri ini masih kesulitan menembus pertahanan dan pressing ketat yang dilakukan Vietnam. Indonesia seperti kehabisan ide untuk melakukan variasi serangan.

Pelatih asal Malang sekaligus mantan pemain Timnas Indonesia, Agus Yuwono, melihat Vietnam bermain lebih baik.

"Secara kerja sama tim, mereka tim yang lebih bagus. Jadi, wajar jadi juara. Sedangkan Indonesia masih kesulitan. Mereka masih sering mengandalkan Individu pemain. Skill individu memang penting, tapi harus tahu momennya yang pas digunakan seperti apa," jelasnya.

Berikut rapor pemain Timnas Indonesia U-22 saat meladeni Vietnam di final SEA Games 2019 menurut Agus Yuwono:

Belakang

Nadeo Argawinata: 6,5

Bisa dibilang Nadeo tidak sebagus di fase penyisihan grup. Gol pertama Vietnam, harusnya dia bisa keluar mengambil bola. Ada beberapa keputusan lainnya yang juga kurang tepat.  

Asnawi Mangkualam: 7

Secara individu bek kanan ini sudah bermain bagus. Meski, ada beberapa bola yang hilang dari kakinya ketika melakukan penetrasi untuk membantu serangan.

Andy Setyo: 7

Kapten tim ini sudah berusaha keras dalam bertahan. Tetapi, karena terlalu banyak ditekan lawan, tentu sulit juga untuk membuat gawang tidak kemasukan.

Bagas Adi: 7

Dia juga bermain seperti biasanya. Namun, filter dari lini tengah yang kurang sehingga serangan Vietnam langsung bisa menusuk ke pertahanan Indonesia.

Firza Andika: 7

Dia justru lumayan bagus dibandingkan sebelumnya. Berani menerobos ke depan. Hanya, memang belum konsisten, terkadang masih kehilangan bola.

Tengah

Evan Dimas: 6,5

Sulit memberikan penilaian untuk Evan. Dia pemain penting. Diganti pertengahan babak pertama karena cedera. Dia sudah mengawali permainan dengan baik. Keluarnya Evan membuat otak serangan Indonesia juga hilang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Zulfiandy: 6,5 Permainannya kurang terlihat. Dia tak sanggup membendung serangan Vietnam dari lini tengah. Sani Rizki: 6,5 Hampir semua pemain tengah tampil kurang bagus, termasuk Sani. Skill-nya masih terlihat, tetapi secara individu, untuk tim tidak kehilatan.

Halaman
Show All
Iwan Setiawan, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan