Rapor Pemain Timnas Indonesia U-22 Usai Gagal Raih Emas SEA Games 2019

Hal ini berarti Timnas Indonesia U-22 gagal mengulangi sejarah yang ditorehkan Tim Garuda pada SEA Games 1991, di venue sama.

Diterbitkan 11 Desember 2019, 09:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Zulfiandy: 6,5

Permainannya kurang terlihat. Dia tak sanggup membendung serangan Vietnam dari lini tengah.

Sani Rizki: 6,5

Hampir semua pemain tengah tampil kurang bagus, termasuk Sani. Skill-nya masih terlihat, tetapi secara individu, untuk tim tidak kehilatan.

Depan

Saddil Ramdani: 6,5

Tak bisa lepas dari kawalan ketat lawan. Saat dapat bola, minimal ada dua pemain yang melakukan pressing.

Osvaldo Haay: 6,5

Selalu tidak bisa mencetak gol saat melawan Vietnam karena dia jarang dapat suplai bola dan ditempel ketat lawan.

Witan Sulaeman: 6,5

Mungkin dia jadi starter untuk penyegaran. Tetapi, tidak ada tusukan seperti laga-laga sebelumnya yang bisa dilakukan. Hanya bisa main melebar dan pilihan umpannya kurang tepat.

Cadangan

Syahrian Abimanyu: 6,5

Mobilitasnya juga tak sanggup menembus ketatnya pressing Vietnam.

Egy Maulana: 6,5

Punya peluang emas di babak kedua. Namun, masih ditepis kiper lawan. Selain itu, perannya jarang terlihat.

M. Rafli: 6,5

Satu-satunya striker murni yang dimiliki Indonesia. Jika main sejak awal akan membuat konsentrasi lini belakang Vietnam agak terganggu. Sebuah peluang didapatkan dari bola mentah tendangan Egy Maulana. 

Disadur dari: Bola.com (penulis Iwan S, editor Aning, published 11/12/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Iwan Setiawan, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan