4 Faktor Kenapa Jose Mourinho Akan Cocok Tangani Arsenal

Pelatih Arsenal saat ini, Unai Emery mulai mendapat tekanan dari suporter maupun manajemen, Jose Mourinho dinilai layak jadi penggantinya.

Diterbitkan 31 Oktober 2019, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

London - Arsenal memutuskan berpisah dengan Arsene Wenger pada musim panas 2018 lalu. Posisinya kemudian digantikan oleh Unai Emery.

Kedatangan Emery disambut sangat antusias oleh para penggemar Arsenal. Sebab, manajer asal Spanyol itu meraih kesuksesan di Sevilla dan PSG.

Setelah lebih dari 18 bulan memimpin Arsenal, Emery sepertinya belum banyak membuat perbaikan di klub. The Gunners masih punya masalah yang sama termasuk pertahanan yang rapuh.

Meski memiliki skuat yang mengesankan, Arsenal masih jauh untuk bisa bersaing dalam perebutan gelar Premier League. Mereka berada di posisi kelima dan tertinggal dari Leicester City dan Chelsea.

Penampilan Arsenal pada musim ini masih naik turun. Yang terbaru, mereka membuang keunggulan dua gol saat berhadapan dengan Crystal Palace di kandang.

Desakan agar Emery meninggalkan Arsenal sudah muncul di media sosial. Salah satu manajer top yang bisa menjadi suksesor Emery di Emirates adalah Jose Mourinho.

Berikut ini empat alasan Jose Mourinho adalah sosok yang sempurna untuk menggantikan Emery di Arsenal seperti dilansir Sportskeeda.

1. Pelatih dengan Mentalitas Juara

Tidak bisa dimungkiri kalau Jose Mourinho selalu memicu kontroversi ke mana pun ia pergi sebagai manajer. Kendati demikian, Mourinho selalu bisa menebusnya dengan trofi.

Dengan 25 gelar yang dimenangkan sepanjang karier kepelatihannya, Mourinho adalah salah satu manajer yang paling sukses dalam sejarah. Dia sepertinya merupakan jaminan bagi klub untuk meraih trofi.

Selama 15 tahun terakhir, Arsenal belum benar-benar berhasil mengakhiri puasa gelar mereka. Mereka hanya mampu meraih dua FA Cup dan sejak itu tidak ada lagi yang mampir ke Emirates.

Dilihat dari rekam jejaknya, Mourinho sudah terbukti bisa memenangkan gelar. Arsenal tengah kesulitan saat ini dan sebaiknya mengganti Emery dengen manajer yang sudah terbukti.

2. Pemain Arsenal Wajib Disiplin

Granit Xhaka mendapat cemoohan dari suporter Arsenal saat melawan Crystal Palace. Pemain Swiss itu bereaksi dengan menaruh tangannya di kuping seperti menantang para fans.

Xhaka tak menghampiri pelatih Unai Emery dan langsung berjalan ke terowongan pemain sembari melepas jerseynya. Tindakan yang dilakukan Xhaka itu mendapat banyak kritik dan itu dianggap tak pantas dilakukan seorang kapten.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jose Mourinho sangat terkenal dengan kedisiplinannya sehingga bisa menjaga ketertiban di ruang ganti. Meski hal itu mungkin menyebabkan gejolak di Real Madrid dan Manchester United, tetapi Arsenal tidak memiliki sosok yang kuat di skuat mereka saat ini. Pemain Arsenal membutuhkan cinta dan juga cambukan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Mourinho bisa membawa sesuatu yang tidak dimiliki ruang ganti Arsenal.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Windi Wicaksono, Ario YosiaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Jose Mourinho adalah pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub di liga bergengsi Eropa.
    Jose Mourinho adalah pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub di liga bergengsi Eropa.
    Jose Mourinho
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Premier League
  • Bola.net
  • Mourinho
  • Multiple Bola