Selain Iannone Hampir Menabrak Kangguru, 5 Kejadian Unik Ini Pernah Menghebohkan MotoGP

Tim Bola.com telah merangkum lima kejadian unik yang pernah terjadi di lintasan MotoGp.

Diterbitkan 26 Oktober 2019, 07:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada perhelatan Moto2 Prancis di Sirkuit Le Mans 2012, Julian Simon menjadi satu-satunya pembalap yang apes. Bagaimana tidak, rider tim Kalex itu harus mendorong motornya sampai garis finis.

Penyebabnya, motor kebanggaan Simon mogok saat hampir menuju garis finis. Meski mendapat tepuk tangan penonton karena kegigihannya, ia harus puas finis di posisi ke-13.

2. Marc Marquez Salah Pit

Juara Dunia MotoGP 2018, Marc Marquez, juga pernah mengalami kejadian unik di lintasan. Marquez pernah salah masuk pit saat hendak mengganti ban.

Insiden tersebut terjadi karena kru HRC salah dalam memberi aba-aba. Imbasnya, Marquez harus didiskualifikasi dan kehilangan 25 poin berharganya.

3. Selebrasi Prematur

Aksi unik dan konyol lagi-lagi dipertontonkan mantan rider Kalex, Julian Simon. Saat menjalani balapan 125cc GP Catalunya 2019, Julian melakukan selebrasi prematur.

Ia terburu-buru mengangkat tangan dan melakukan selebrasi kemenangan lebih dulu. Padahal, balapan masih menyisakan satu lap lagi.

Saat Julian sadar masih ada satu lap lagi yang harus dilibas, ia buru-buru menggeber motornya. Sayang, ia gagal meraih podium pertama yang sebenarnya sudah di depan mata karena selebrasi prematur yang sempat dilakukan.

4. Selebrasi Gagal

Mantan pembalap Ducati, Alvaro Bautista, juga pernah melakukan aksi konyol di lintasan. Saat masih berjibaku di kelas 250cc, Bautista berniat melakukan selebrasi podium ketiga yang diperolehnya di Sirkuit Brno, Ceska.

Sayang, saat melakukan aksi wheelie, pembalap asal Spanyol itu kebablasan. Akibatnya, Bautista malah tersungkur ke belakang dan membuat motor kebanggaannya hancur.

5. Start Berantakan di GP Misano

Start berantakan pada perhelatan MotoGP mungkin hanya terjadi pada MotoGP San Marino 2012 di Sirkuit Misano. Karel Abraham disebut sebagi biang kerok atas amburadulnya start MotoGP kala itu.

Bagaimana tidak, ketika semua pembalap telah bersiap dan lampu start akan padam, Karel Abraham justru mengangkat tangan karena mesin motornya mati.

Situasi ini membuat race director memutuskan menyalakan kembali lampu kuning. Seluruh pembalap yang sudah mulai menggeber motornya mendadak berhenti san membuat suasana start kacau balau.

Disadur dari Bola.com (Penulis Hesti Puji Lestari / Editor Yus Mei Sawitri, Published 25/10/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Hesti Puji Lestari, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan