Cantik seperti Model, Ini 5 Potret Putri Pelatih Sampai Petinggi Klub Sepak Bola Indonesia

Berikut sederet potret cantik anak perempuan para pelatih dan petinggi klub sepak bola Indonesia yang dinilai layak menjadi model.

Diterbitkan 23 Oktober 2019, 20:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Sepak bola bukan hanya soal adu taktik dan skill di lapangan. Banyak hal-hal menarik lain yang bisa dikupas di sisi luar dari lapangan hijau.  

Tak jarang, kehidupan pribadi pemain, pelatih, hingga keluarga mereka jadi sorotan publik, maupun media. Maklum, sepak bola masih menjadi cabang yang masih paling digemari di negeri ini. Alhasil, rasa ingin tahu publik soal apa yang terjadi di dalamnya sangat besar. 

Pasangan para pemain kerap menjadi sorotan. Di kancah sepak bola bahkan muncul istilah WAGs, yang merupakan kependekan dari wives and girlfrends, alias istri-istri dan para kekasih pemain bola. 

Namun, bukan hanya keberadaan WAGs yang jadi sorotan. Sosok petinggi klub, bahkan anak-anak dari pelatih juga tak luput dari perhatian. 

Sebagai sosok penting dalam sebuah tim, pelatih dan petinggi klub sepak bola kerap menjadi buah bibir khalayak ramai. 

Sejumlah pelatih dan petinggi atau bos klub sepak bola Indonesia ternyata memiliki puteri memesona dan membuat para pecinta sepak bola gagal fokus.

Berikut Bola.com mengumpulkan sederet potret cantik anak para pelatih dan petinggi klub sepak bola Indonesia.

 

Disadur dari Bola.com (Novie Rachmayanti/Yus Mei Sawitri, published 23/10/2019)

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

1. Empat Putri Djajang Nurdjaman yang Cantik-Cantik

2. Rania Salsabila, Putri Cantik Pelatih Persela Lamongan Nil Maizar

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

ing" data-instgrm-version="12"> View this post on Instagram Peran orangtua sangat berpengaruh dalam kehidupan anaknya. Aku berterima kasih kepada dua orang yang selalu menjadi inspirasi utama dalam hidupku. Perlakuannya, nasihatnya, bahasa kalbunya begitu sempurna mengajariku untuk menghadapi hidup dengan tetap bahagia. Entahlah jika tak ada mereka, tak tentu arah, aku tak tahu akan kemana. Mereka seperti kutub yang berbeda. Cara mereka mengajarikupun berbeda. Ayah lebih kepada nasihat dan kelembutan. Ibu lebih melatihku untuk menjadi wanita tangguh dan mandiri yang terkadang sulit untuk kupahami, tetapi selalu kulakukan karena aku tahu ia lebih berpengalaman dan itu benar. mereka latih aku dahulu sebelum memasuki perang dunia, agar aku siap. mereka melatih mentalku sedari kecil untuk menyadarkan aku kedalam satu kesimpulan yang benar-benar mengubah hidupku. “Bukan kapasitas kita mengatur kehidupan, tetapi adalah kekuatan kita untuk menyikapinya. Karena hidup bukan tentang bagaimana kita bisa mencapai semua yang telah kita rencanakan, kita kalah berpikir seperti itu. Tetapi hidup adalah bagaimana kita bisa menyikapi segala keadaan yang diberikan, kita menang jika berani berpikir seperti itu”. Makasih ma, pa, aku seperti sekarang karena kesabaran tanpa batas dari hatimu❤️ A post shared by @ chaaarania on Aug 13, 2019 at 4:05am PDT

Halaman
Show All
Novie Rachmayanti, Windi Wicaksono, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan