Misi Majukan Sepak Bola Indonesia, KPSN Terinspirasi Perayaan Iduladha

Menurut Ketua KPSN, Suhendra Hadikuntono, memajukan sepak bola Indonesia butuh keteguhan dan kesabaran dalam menjalaninya.

Diterbitkan 11 Agustus 2019, 23:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Keteguhan dan Kesabaran

Dari Kalbar, setelah menyerahkan bola berlogo KPSN kepada Asprov PSSI Kalbar sebagai cindera mata, Suhendra beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Palangkaraya untuk bertemu Asprov PSSI Kalimantan Tengah. Sebelum tiba di Palangkaraya, Suhendra terlebih dulu menitipkan hewan qurban berupa seekor sapi kepada panti asuhan setempat melalui utusannya. Dari Kalteng, Suhendra akan melanjutkan perjalanan ke Kalimantan Timur untuk bertemu Asprov PSSI setempat di Samarinda.

“Sekali lagi, qurban ini untuk meneladani keteguhan Ibrahim dan kesabaran Ismail. Memang, perlu keteguhan dan kesabaran dalam memajukan prestasi sepak bola Indonesia, karena begitu banyak tantangan yang menghadang, salah satunya mafia bola,” paparnya.

Apresiasi Polri

Sebab itu, ia menyambut baik dihidupkannya kembali Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri per 6 Agustus 2019, karena dengan demikian berarti KPSN tidak berjuang sendirian. “Kita apresiasi Polri yang membentuk Satgas Antimafia Bola Jilid II. Kita berharap kasus match fixingbenar-benar dituntaskan sampai ke akar-akarnya,” pungkas pendiri Hadiekuntono’s Institute (Research, Intelligence, Spiritual) ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan