HEADLINE: Piala Super Italia, Awal Kejayaan Juventus bersama Ronaldo?

Gol semata wayang Ronaldo membawa Juventus menjuarai Piala Super Italia.

Diterbitkan 18 Januari 2019, 00:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Ini baru awal. Kami maju selangkah demi selangkah. Kami telah memenangkan Piala Super Italia, sekarang kami harus tetap bekerja keras untuk meraih trofi-trofi selanjutnya," Ronaldo menegaskan.

Pemain kelahiran Madiera, Portugal, 5 Februari 1985 ini memang sadar betul, betapa besar harapan Juventus kepadanya. Sampai-sampai mereka tak sungkan mengeluarkan uang sebanyak 100 juta euro (sekitar Rp 1,6 triliun) untuk memboyongnya dari Real Madrid.

Dan, seperti diungkap Ronaldo, dia ingin berjuang setahap demi setahap. Sebab, Juventus masih punya musim yang panjang. Mereka masih aktif di tiga kompetisi: Serie A Italia, Piala Italia, dan Liga Champions.

"Serie A memang selalu jadi target utama Juventus. Tapi, ini kompetisi yang panjang dan tentu tak akan mudah. Jadi, kami harus terus bekerja keras," ujar Ronaldo, yang sepanjang kariernya telah memenangkan lima gelar liga bersama MU dan Real Madrid.

Manfaatkan DNA Juara Ronaldo

Juventus memang tidak hanya ingin memanfaatkan kelihaian Ronaldo dalam membobol gawang lawan. Bisa dipastikan, mereka juga berharap sang megabintang menularkan DNA juaranya kepada Paulo Dybala dan kawan-kawan.

Sebab, bukan rahasia lagi bahwa Ronaldo identik dengan gelar. Di setiap klub yang disinggahinya, Ronaldo selalu mampu melabuhkan sejumlah gelar.

Kini, dengan tambahan Piala Super Italia, berarti Ronaldo sudah memenangkan 26 trofi di empat negara berbeda, sepanjang kariernya.

Trofi pertama diraih Ronaldo saat baru berusia 17 tahun. Bersama Sporting Lisbon, pemain yang punya julukan CR7 ini memenangkan Piala Super Portugal 2002.

Selanjutnya Ronaldo bergabung dengan Manchester United. Bersama MU, CR7 langsung panen trofi. Selama enam tahun (2003-2009) di Old Trafford, Ronaldo meraih 9 gelar, mulai Liga Inggris, FA Cup, Piala Liga, Community Shield, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub.

Saat pindah ke Real Madrid, pada 2009, Ronaldo juga bergelimang trofi. Sempat mengalami masa kekeringan di musim pertama, CR7 akhirnya melewati musim berikutnya dengan gemilang.

Bersama Los Blancos (2009-2018), Ronaldo memanen 15 gelar. Termasuk gelar Liga Champions 2017/18. Di final, ketika itu, dia membawa Real Madrid mengalahkan Liverpool 3-1.

Mimpi Liga Champions

Mungkin Liga Champions yang merupakan benang merah khusus antara Ronaldo dengan Juventus. Mereka berharap Ronaldo bisa mewujudkan ambisi Juventus kembali menjadi yang terbaik di Eropa.

Sebab, sudah bukan rahasia lagi, Juventus nyaris frustrasi untuk kembali memenangkan ajang paling bergengsi antarklub Eropa ini.

Sejak terakhir kali memenangkan trofi The Big Ears di musim 1995/96, hingga kini belum sekalipun mereka kembali memenangkannya. Juventus sempat lima kali masuk final setelah itu. Namun, semua laga final itu harus mereka tutup dengan kegagalan.

Sedangkan Ronaldo, sudah lima kali menjuarai Liga Champions. Satu bersama MU, pada musim 2007/08, dan empat kali bersama Real Madrid, pada musim 2013/14, 2015/16, 2016/17, dan 2017/18.

Bahkan, di final musim 2016/17, Ronaldo ikut mencetak dua gol kemenangan 4-1 Real Madrid atas Juventus! Jangan lupakan juga, Ronaldo masih tercatat sebagai pencetak terbanyak Liga Champions sepanjang masa dengan 121 gol dari 158 pertandingan.

"Ronaldo mencetak banyak gol di Liga Champions. Dia juga pernah berkali-kali menghancurkan mimipi saya menjadi juara Liga Champions di Cardiff, di Madrid, dan di Turin," ujar kapten Juventus, Giorgio Chiellini.

Dia menambahkan, "Tapi, sekarang Liga Champions bukan lagi mimpi. Sebab, kami punya Cristiano Ronaldo, pemain terbaik di dunia!"

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Irna GustiawatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan