Timnas Indonesia U-23 sepanjang Asian Games 2018 dikenal sebagai tim yang selalu frustrasi pada 45 menit pertama dalam pertandingan. Secara kualitas, memang banyak peluang yang hadir pada babak pertama, tapi kebanyakan gagal berbuah gol.
Sebanyak 11 gol yang dicetak Timnas Indonesia U-23 sepanjang babak penyisihan, hanya dua yang terjadi di babak pertama. Adapun sembilan sisanya terjadi pada 45 menit babak kedua.
Adapun tim asal Timur Tengah dikenal sebagai tim yang memiliki semangat juang tinggi dan akan menekan sepanjang laga. Sebab, mereka memiliki pemain-pemain dengan kemampuan fisik tangguh.
Berkaca pada tiga laga UEA di penyisihan grup, empat dari lima gol yang mereka cetak terjadi pada babak pertama. Hal ini menjadi bukti kalau UEA selalu menekan lawan sejak awal, mencetak gol, dan bertahan kemudian.
Sering Hilang Konsentrasi
Sementara itu, timnas Indonesia U-23 dikenal sering kehilangan konsentrasi ketika keasyikan menyerang pada babak pertama. Hal itu dibuktikan yakni sebanyak dua dari tiga gol yang merobek jala Tim Merah-Putih terjadi pada babak pertama.
Sebaliknya, UEA juga memiliki pertahanan buruk menjelang akhir-akhir laga. Situasi tersebut diyakini karena menurunnya kualitas fisik pemain. Sebab, terbukti dari tiga gol yang bersarang ke gawang UEA dua di antaranya terjadi pada 20 menit terakhir pertandingan.
Berkaca pada analisis di atas, pelatih Luis Milla tentu harus bermain menyerang sejak awal dan kembali mengandalkan pemain-pemain sayap. Dengan mengajak para pemain UEA berlari, Tim Garuda Muda punya peluang untuk membuat lawan kelelahan yang membuat lini pertahanan mereka terbuka.
Sumber: www.bola.com
Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2327414/original/067042900_1534078560-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2324565/original/020974400_1533803924-LOGOTIMNAS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374238/original/008561100_1759887956-Logo_Timnas_Indonesia_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562398/original/063994900_1776827867-WhatsApp_Image_2026-04-21_at_18.04.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5410398/original/015913500_1762931750-WhatsApp_Image_2025-11-12_at_13.13.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559758/original/072328000_1776619061-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_18.48.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558573/original/020185400_1776427023-WhatsApp_Image_2026-04-17_at_13.25.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556590/original/077373300_1776257476-WhatsApp_Image_2026-04-15_at_17.00.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5556404/original/042989500_1776244394-260415-pbsi-lepas-tim-di-kejuaraan-thomas-dan-uber-2026-optimis-menang-1db78c.jpg)