Cara Atasi Asam Lambung Naik Akibat Nonton Piala Dunia 2018

Begadang nonton Piala Dunia 2018 bisa bikin asam lambung naik, pastikan Anda tahu cara mengatasinya.

Diterbitkan 12 Juli 2018, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Begadang, walaupun itu tidak dilakukan setiap malam seperti menjelang final Piala Dunia 2018 ini, memiliki efek buruk bagi kondisi tubuh. Salah satunya adalah naiknya asam lambung.

Asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease(GERD) merupakan adalah gangguan pencernaan yang memengaruhi sfingter esofagus bagian bawah (lower esophageal spinchter), yaitu cincin otot antara esofagus dan lambung. Jika Anda mengalami kondisi ini akibat begadang nonton Piala Dunia, tentu saja ini bakal sangat mengganggu aktivitas.

Gejala utama dari GERD adalah heartburn (sensasi perih dan panas di dada), atau gangguan pencernaan asam lambung. Gangguan kesehatan ini sering dialami banyak orang, terutama wanita hamil. Menurut dr. Ellen Theodora dari KlikDokter, gejala ini bisa terjadi secara tiba-tiba.

“Naiknya asam lambung merupakan kondisi yang kerap terjadi secara mendadak. Terlambat makan, kelebihan berat badan, dan kehamilan merupakan beberapa keadaan yang membuat seseorang berisiko tinggi mengalaminya,” ujarnya.

Kiat mengatasi asam lambung naikKondisi naiknya asam lambung memang memberikan sensasi yang mengganggu dan tidak nyaman dalam tubuh. Untuk mencegah asam lambung naik, dr.Ellen menyarankan beberapa cara di bawah ini:

1. Mengunyah permen karet

>Selain mencegah bau mulut, mengunyah permen karet juga dapat mencegah naiknya asam lambung. Ada sebuah studi yang mengatakan bahwa mengunyah permen karet dapat merangsang pelepasan air liur, sehingga asam yang terakumulasi di perut akan tercuci dan bersih lebih cepat. Hasilnya, risiko asam lambung naik ke tenggorokan berkurang.

2. Minum air putih

Kadar pH yang seimbang dapat membantu usus bekerja lebih cepat. Untuk mendapatkan fungsi ini, Anda perlu minum air putih dalam jumlah cukup. Air putih jauh lebih baik dibandingkan susu dalam mencegah potensi naiknya asam lambung. Di samping itu, air putih juga dapat membantu proses hidrasi dan proses pencernaan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3. Posisi tubuh setelah makan Dibutuhkan waktu agar apa yang Anda makan tetap berada di dalam lambung, tidak keluar kembali melalui tenggorokan. Oleh karena itu, biasakan untuk berdiri sesudah makan agar tetap dapat mengontrol keberadaan makanan pada lambung sekaligus jumlah produksi asam lambung. Setelah makan, Anda dianjurkan untuk tidak langsung tiduran. Paling tidak tunggu selama 2-3 jam setelah makan, untuk menghindari risiko asam lambung meningkat. 4. Tarik napas dalam-dalam Saat Anda bernapas, kadar udara yang masuk dapat dikontrol dengan menarik napas dalam-dalam. Pasalnya, banyaknya udara ini dapat menguatkan otot-otot yang berada di bawah tenggorokan, sehingga dapat mengurangi risiko naiknya asam lambung. 5. Hindari makanan ini Cokelat, kopi, soda, alkohol, daging, produk olahan susu, makanan berlemak, dan makanan yang asam sebaiknya dihindari. Ini karena jenis makanan tersebut dapat meningkatkan produksi asam di dalam lambung. Saksikan juga video menarik berikut:

Halaman
Show All
Liputan6.com, Nilam SuriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan