Liputan6.com, Jakarta - Bagi sebagian orang, makan adalah momen yang dinanti. Namun, bagi penderita GERD, aktivitas ini justru bisa memicu kecemasan hingga serangan panik. Sensasi perih di dada, sesak napas, hingga rasa pahit di mulut sering kali membuat penderita takut makan, meski tubuh membutuhkan asupan nutrisi.
Dokter spesialis gizi klinik, dr. Ratri Saumi, Sp.GK., menjelaskan bahwa GERD bukan sekadar masalah asam lambung berlebih. "Asam lambung itu sebenarnya penting untuk mencerna protein. Masalahnya adalah ketika katup esofagus melemah dan asam lambung naik ke kerongkongan," ujarnya.
Kondisi ini memicu iritasi yang kemudian mengirimkan sinyal bahaya ke otak. Mekanisme ini dikenal sebagai gut-brain axis, yaitu hubungan dua arah antara sistem pencernaan dan otak. Saat sinyal bahaya diterima, tubuh merespons dengan meningkatkan hormon stres seperti kortisol.
Advertisement
Psikolog Klinis Mutia Qoriana, M.Psi., menambahkan bahwa respons ini dapat memperparah kondisi. "Ketika otak menerima sinyal tidak nyaman dari lambung, tubuh mengartikannya sebagai ancaman. Ini bisa memicu kecemasan berlebih bahkan serangan panik,"Â ujarnya.
Tak jarang, penderita GERD mengalami ketakutan ekstrem yang dikenal sebagai thanatophobia, yaitu ketakutan akan kematian. Sensasi sesak di dada dan jantung berdebar membuat kondisi ini sering disalahartikan sebagai serangan jantung.
Masalahnya, siklus ini bisa menjadi lingkaran setan. Stres meningkatkan produksi asam lambung, sementara gejala GERD memicu stres yang lebih tinggi. Akibatnya, kondisi fisik dan mental saling memperburuk satu sama lain.
Untuk mengatasi hal ini, Ratri menyarankan pendekatan yang lebih komprehensif, bukan hanya mengandalkan obat penekan asam lambung. Salah satu metode yang bisa diterapkan adalah Protokol 5R: Remove, Replace, Reinoculate, Repair, dan Rebalance.
"Pendekatan ini bertujuan untuk memperbaiki sistem pencernaan secara menyeluruh, bukan hanya meredakan gejala sementara," kata Ratri.
Selain itu, pemilihan makanan juga berperan penting. Banyak penderita GERD terjebak dalam pola makan hambar yang justru menurunkan nafsu makan dan memicu stres. Padahal, makanan sehat tidak harus selalu terasa tidak enak.
Â
Kunci Utama Makan bagi Penderita GERD
Brand owner Nutriged sekaligus caregiver penyintas GERD, Dera Nur Tresna, M.Kes., berbagi pengalamannya. "Kami dulu berpikir makanan harus hambar agar aman untuk lambung. Tapi ternyata itu justru membuat kondisi mental memburuk karena tidak ada rasa nyaman saat makan," ujarnya.
Dia, menambahkan, penting bagi penderita GERD untuk tetap menikmati makanan yang aman tapi tetap lezat. "Kunci utamanya adalah keseimbangan antara nutrisi, rasa, dan kenyamanan," tambah Dera.
Dari pengalaman itulah lahir Nutriged, sereal multigrain yang dirancang sebagai comfort food bagi penderita asam lambung.
"Kami ingin menghadirkan solusi agar pengidap asam lambung tetap bisa makan enak dan nyaman tanpa rasa khawatir," ujar Dera.
Menjawab kebutuhan tersebut, Nutraceutical Researcher, Ramdani Husnul Huluq, mengembangkan produk ini dengan pendekatan yang berbeda. Dia bahkan melibatkan anaknya yang berusia 3 tahun sebagai panelis rasa.
"Kalau anak kecil suka, orang dewasa yang sedang sakit pun bisa merasa lebih nyaman saat memakannya," ujarnya.
Selain pola makan, kata Ratri, teknik manajemen stres juga tak kalah penting. Latihan pernapasan, relaksasi, hingga dukungan dari orang terdekat dapat membantu mengurangi kecemasan yang muncul akibat GERD.
Dengan pendekatan yang tepat, lingkaran setan antara GERD dan serangan panik sebenarnya bisa diputus. Penderita tidak hanya bisa mengelola gejala fisik, tetapi juga mendapatkan kembali kualitas hidup yang lebih baik.
"GERD bukan akhir dari segalanya. Dengan penanganan yang tepat, pasien tetap bisa hidup nyaman dan menikmati makanan tanpa rasa takut," pungkas Ratri.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421569/original/046140800_1763950258-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-24T082534.482.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5013589/original/069991600_1732075246-tips-sembuh-dari-gerd.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304498/original/098599100_1784717427-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_5.47.20_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296541/original/019763400_1784017022-Ilustrasi_Kopi__Minum_Kopi_oleh_Aditya_Eka_Prawira__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296841/original/057012100_1784028076-148348.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492538/original/057392700_1770177979-unnamed__31_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8720573/original/001388100_1782813946-gerd__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8716486/original/023715500_1782811628-gerd.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666938/original/020649300_1782700581-Makanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8416186/original/024427500_1782301137-dedy.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8408522/original/077840600_1782291770-MbahNdi_2.jpg)