Sukses

HEADLINE HARI INI:PERPISAHAN WAPRES, MENGENANG EKSISTENSI JK DI PANGGUNG POLITIK NASIONAL

Tidak Pakai Rantis, Persija Jamin Keamanan Persib di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta Duel Persija Jakarta melawan Persib Bandung baru akan bergulir pada akhir bulan ini. Tapi, aura rivalitas telah tercium dari sekarang.

Persija akan menjamu Persib pada pekan keenam Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak pada 28 April 2018. Partai penuh gengsi ini bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Ini merupakan kali pertama bagi Persija meladeni perlawanan Persib di Jakarta dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Maka dari itu, panitia penyelenggara (panpel) tuan rumah telah menyiapkan partai ini sedini mungkin.

Meski begitu, panpel tidak akan memberlakukan pengamanan ekstra untuk tim tamu. Kendaraan rantis atau barracuda bukan menjadi pilihan utama untuk mengangkut Persib menuju SUGBK.

"Mekanismenya biasa saja. Kalau saya inginnya bus. Saya jamin kepala saya, kalau disentuh Jakmania (suporter Persija). Mereka (Jakmania) sekarang lebih dewasa," ujar Ketua Panpel Persija, Arief Perdana Kusuma.

2 dari 3 halaman

Pasti di SUGBK

Arief mengatakan, partai Persija melawan Persib dipastikan bakal berlangsung di SUGBK. Pihaknya mengklaim telah mengantongi izin kepolisian untuk laga seru nan panas ini.

"Insya Allah tetap di SUGBK. Sudah semuanya jamin SUGBK, termasuk polisi. Terlepas ada kejadian apapun. Jakmania saat ini dinilai positif. Mainnya tetap malam hari," kata Arief.

Dalam dua partai di musim lalu, masing-masing panpel menyediakan rantis untuk tim lawan. Tapi, ada cacat kecil saat Persija melawat ke Bandung untuk melawan Persib. Skuat tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut mendapat intimidasi berupa lemparan batu, botol, hingga bogem mentah.

3 dari 3 halaman

Penjualan Tiket

Panpel tidak mengalokasikan kuota untuk suporter Persib, Viking. Penjualan tiket pun tidak dilakukan via loket ataupun online. Panpel menyerahkan seluruh tiket kepada pendukung Persija, Jakmania.

"Lawan Persib, semuanya diserahkan ke Jakmania. Itu ide saya, karena kan alasannya banyak hindari penyusup," ucap Arief mengakhiri.

Loading
Artikel Selanjutnya
Persija Mulai Rindu Teco?
Artikel Selanjutnya
3 Kali Ganti Pelatih, Ramdani Sedih Persija Tetap Telan Kekalahan