5 Alasan Real Madrid Bisa Nirgelar Musim Ini

Real Madrid memiliki sinyal gagal menuai trofi musim ini.

Diterbitkan 19 Februari 2018, 13:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Para pemain tersebut kerap dimainkan saat Real Madrid menghadapi tim yang lebih lemah dalam beberapa kesempatan. Namun, musim ini hal itu tidak bisa dilakukan karena beberapa pemain tersebut telah hengkang ke klub lain.

Kepergian pemain seperti Morata dan James Rodriguez membuat kedalaman skuat Real Madrid mengecewakan musim ini sehingga kesulitan tampil konsisten di semua kompetisi.

Performa Buruk Pemain Depan

Inkonsistensi performa Real Madrid musim ini juga disebabkan menurunnya kontribusi pemain yang bertugas membobol gawang lawan. Hal ini juga berlaku untuk striker andalan mereka Cristiano Ronaldo.

Penampilan tidak konsisten Ronaldo membuat performa Real Madrid ikut mengalami penurunan. Sepanjang musim ini, Ronaldo mencetak 25 gol dari 29 penampilan.

Sementara itu, performa Benzema juga sangat buruk musim ini. Striker asal Prancis itu terus dihujani kritik oleh suporter karena hanya mampu mencetak enam gol dari 25 pertandingan.

Zinedine Zidane wajib mencari solusi untuk mengembalikan ketajaman lini depan timnya untuk menjaga peluang juara di Liga Champions.

Taktik yang Berantakan

Zinedine Zidane terus dikritik karena strategi menyerang yang buruk. Pelatih asal Prancis ini dianggap terlalu bergantung kepada dua bek sayap untuk membangun serangan.

Keberadaan Isco, Asensio, Luka Modric, Toni Kroos, dan Matteo Kovacic, tidak seharusnya membuat Real Madrid kekurangan kreativitas untuk membangun serangan. Namun, Zidane bersikeras dengan cara bermain yang ia inginkan.

Taktik yang diterapkan Zidane juga terkadang berubah menjadi 3-5-2 yang membuat banyak lubang di lini belakang tim. Hasilnya, banyak kesalahan dari pemain yang bisa dimanfaatkan oleh tim lawan.

Kehilangan Rasa Lapar Meraih Gelar

Dengan Ronaldo, Benzema, dan Gareth Bale, Real Madrid memiliki lini depan yang mematikan di Eropa. Begitu juga dengan Modric, Kroos, dan Casemiro, yang membuat lini tengah Real Madrid begitu dinamis.

Sedangkan dua bek sayap mereka, Dani Carvajal dan Marcelo seringkali sulit ditandingi serta Sergio Ramos sudah menjadi pemimpin sejak lama.

Keberhasilan Real Madrid meraih banyak gelar selama beberapa tahun terakhir juga membuat seluruh pemain seperti sudah memenangi segalanya. Kondisi itu berpotensi membuat rasa lapar gelar pemain berkurang.

Sumber: www.bola.com 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Juprianto Alexander Sianipar, Muhammad Wirawan KusumaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan