5 Transfer Terbaik Jose Mourinho

Jose Mourinho kerap melakukan transfer terbaik sepanjang karier melatihnya.

Diterbitkan 30 Januari 2018, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kemampuan Modric untuk melindungi dan mendistribusikan bola di daerah lawan sangat fantastis. Dia benar-benar menjadi superstar di Los Blancos. Saat ini, Modric berduet dengan Toni Kroos yang harusnya bikin lini serang Madrid menggila karena diilhami pemain tengah luar biasa.

Meskipun waktunya di bawah Mourinho berumur pendek, orang Portugis menemukan penggantinya pemain fantastis yang telah menjadi pemain yang sangat diperlukan di klub tersebut. Fakta bahwa dia telah menjadi anggota kunci tim yang telah memenangkan tiga dari empat Liga Champions terakhir berbicara untuk dirinya sendiri.

3. Petr Cech

Petr Cech diboyong Chelsea saat berusia 22 tahun dengan nilai transfer sembilan juta poundsterling. Selama 11 musim kiper asal Ceska itu menjadi andalan The Blues. (EPA/Lindsey Parnaby)

Ini mungkin transfer terbaik Mourinho dalam hal nilai uang. Petr Cech memecahkan masalah kiper Chelsea dan memberikan fondasi tim asuhan Mourinho dalam memenangkan Liga Inggris pada 2005 dan 2006.

Sebelum kedatangan Cech, Carlo Cudicini ditakdirkan menjadi penerus Ed de Goey di bawah mitar gawang. Namun, kiper Italia itu terus membuat kesalahan yang mahal dan solusi baru harus ditemukan.

Posisi kiper sangat penting bagi tim manapun yang ingin meraih gelar dan Petr Cech terbukti fantastis bagi Chelsea selama lebih dari satu dekade.

Fakta bahwa Cech masih bermain di Arsenal pada usia 35 tahun adalah bukti kemampuannya yang luar biasa dan publik tentu berterima kasih kepada Mourinho karena telah menemukan salah satu kiper terbaik era Premier League.

2. Thiago Motta dan Diego Milito

Thiago Motta diboyong Jose Mourinho dari Barcelona ke Inter Milan (AFP/Giuseppe Cacace)

Thiago Motta memiliki permainan yang sama dengan Matic, namun agresivitas dan kepemimpinannya paling menonjol. Diego Milito, di sisi lain, adalah salah satu pencetak gol yang paling tak kenal lelah di planet ini dari tahun 2008 sampai 2010.

Motta dan Milito benar-benar memberikan Inter sesuatu hal yang spesial seperti musim 2009/10. Dengan Motta berlari di lini tengah dan Milito cukup banyak mencetak setiap kesempatan yang didapatkan, Inter seakan tak terbendung.

Jose Mourinho sukses merekrut kedua pemain tersebut dari Genoa pada tahun 2009 mungkin merupakan bisnis transfernya yang awalnya dikritik tapi sukses membungkamnya. Bahkan, setelah cabut, Mourinho meninggalkan dua warisannya itu di Inter.

1. Didier Drogba

Didier Drogba (AFP/Paul Ellis)

Mengingat dia berasal dari liga Prancis setelah hanya satu musim bersama Marseille, biaya transfer Drogba membuat heran kala itu dengan sebesar 34,65 juta pounds. Nilai itu cukup besar pada 2004 lalu.

Namun demikian, Apa yang terjadi adalah delapan tahun setelahnya adalah publik Inggris menyaksikan salah satu striker terbaik. Drogba memiliki segalanya, kekuatan, kecepatan, hingga finishing jadi daya tariknya.

Meski track record Liga Inggris sudah mengesankan, kompetisi favoritnya adalah Liga Champions. Selama 74 penampilannya bersama Chelsea di kompetisi elit Eropa, ia mencetak 36 gol dan 12 assist dan sukses jadi penentu The Blues pada 2012 lalu lewat eksekusi penaltinya.

Drogba mencetak 10 atau lebih gol liga di setiap musim di bawah Jose Mourinho dan dia adalah tipe pemain, yang diharap terlahir kembali pada diri Romelu Lukaku. Kegemilangan Drogba saat memimpin lini depan membuatnya menjadi legenda Chelsea dan bisa dibilang, rekrutan terbaik Mourinho sepanjang masa.

Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Defri Saefullah, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan