4 Striker di Madura United Bisa Menimbulkan Masalah

Empat striker yang dimiliki Madura United bisa menguntungkan atau merugikan tim.

Diterbitkan 22 Januari 2018, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Madura United menjadi salah satu klub paling aktif sebelum musim kompetisi 2018 bergulir. Tim asuhan Gomes de Oliveira ini menggaet banyak pemain berkualitas, terutama di sektor depan.

Madura United punya empat penyerang ganas: Cristian Gonzales, Patrick N’Koyi, Marcel Sacramento dan Greg Nwokolo yang sudah membela klub sejak musim lalu. Tak mudah untuk menyatukan mereka.

Pemain berstatus bintang punya ego besar, Gomes kudu hati-hati. Jika tidak cermat, harmonisasi tim bakal rusak. Keempat pemain tentu ingin selalu mendapat kepercayaan tampil di setiap laga.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro, buka suara soal alasan klubnya berani berjudi menggaet tiga striker sekaligus.

Madura United punya ambisi tinggi menjadi jawara Liga 1 2018. Untuk mewujudkan target itu, klub kudu menjaga kedalaman skuat, sehingga bisa menjaga stabilitas penampilan saat mengarungi jadwal padat kompetisi kasta elite.

Kedalaman skuat juga sangat berguna jika nanti Madura United jadi berlaga di Piala AFC 2018. "Dengan banyak pemain berkualitas, pelatih lebih mudah meracik strategi. Banyak stok pemain yang bisa dimaksimalkan," tutur Haruna Soemitro, manajer klub berjulukan Laskar Sapeh Kerrab.

Cristian Gonzales jadi rekrutan kejutan. Dari sisi usia, pemain naturalisasi berdarah Uruguay tersebut sudah sangat uzur (41 tahun), namun manajemen Madura United melihat pemain bisa memberi dampak positif bagi tim.

Walau terbuang dari Arema FC, manajemen MU menilai Gonzales belum habis. “Secara resmi Gonzales sudah tanda tangan kontrak selama setahun bersama Madura United. Kami memandang dia adalah legenda, pemain bagus, dan beberapa kali berstatus top scorer di kompetisi,” kata Haruna.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Khusus Marcel, bukan rahasia lagi MU sudah ngebet memboyong sang pemain sejak pertengahan musim lalu. Kans terbuka setelah klub yang dibelanya Semen Padang terdegradasi. Kapten Bali United Bakar Semangat Menghadapi Chiangrai United https://t.co/hYVjaMPR56 — Bolacom (@bolacomID) January 22, 2018 Marcel sudah diturunkan dalam Suramadu Super Cup yang terselenggara pekan lalu. Di laga tersebut, ia terbukti mampu menjadi andalan di lini depan. Pemain asal Brasil itu menyumbang dua dari enam gol yang dicetak oleh Madura United di ajang tersebut. Sementara itu, keputusan mendatangkan N’Koyi karena faktor reputasi. Ia punya jam terbang tinggi di Liga Belanda. Striker kelahiran 1 Januari 1990 itu jebolan Akademi FC Eindhoven. Ia dinilai sebagai pengganti sepadan sosok marquee player, Peter Odemwingie. “N’Koyi juga sudah menandatangani kontrak. Tapi kami perlu lakukan evaluasi setelah lima pertandingan. Evaluasinya sederhana berdasarkan kontribusinya selama lima pertandingan tersebut,” ujar Haruna. [vidio:Dua Gol Berkelas Tercipta pada Laga Madura United Vs Perseru](https://www.vidio.com/watch/1245116-dua-gol-berkelas-tercipta-pada-laga-madura-united-vs-perseru?channel_id=20694331)

Halaman
Show All
Ario Yosia, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan