4 Striker di Madura United Bisa Menimbulkan Masalah

Empat striker yang dimiliki Madura United bisa menguntungkan atau merugikan tim.

Diterbitkan 22 Januari 2018, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Khusus Marcel, bukan rahasia lagi MU sudah ngebet memboyong sang pemain sejak pertengahan musim lalu. Kans terbuka setelah klub yang dibelanya Semen Padang terdegradasi.

Marcel sudah diturunkan dalam Suramadu Super Cup yang terselenggara pekan lalu. Di laga tersebut, ia terbukti mampu menjadi andalan di lini depan. Pemain asal Brasil itu menyumbang dua dari enam gol yang dicetak oleh Madura United di ajang tersebut.

Sementara itu, keputusan mendatangkan N’Koyi karena faktor reputasi. Ia punya jam terbang tinggi di Liga Belanda. Striker kelahiran 1 Januari 1990 itu jebolan Akademi FC Eindhoven.

Ia dinilai sebagai pengganti sepadan sosok marquee player, Peter Odemwingie. “N’Koyi juga sudah menandatangani kontrak. Tapi kami perlu lakukan evaluasi setelah lima pertandingan. Evaluasinya sederhana berdasarkan kontribusinya selama lima pertandingan tersebut,” ujar Haruna.

Tugas yang Tidak Mudah

Start bagus dilalui Madura United di laga penyisihan Grup C. Mereka menggebuk sesama klub Liga 1, Perseru Serui dengan skor 5-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (18/1/2018). Greg mencetak dua gol, sementara itu Gonzales menyumbang satu gol.

Sinyal bagus bagi Madura United. Gomes punya banyak opsi di lini ofensif tim asuhannya. “Kami merasa justru ini akan membuat permainan Madura United tidak jenuh. Akan ada variasi yang bisa dilakukan. Tapi, untuk soal teknis itu akan menjadi tanggung jawab pelatih,” papar Haruna.

Bicara soal faktor teknik, di atas kertas apa yang diucapkan Haruna benar. Namun, untuk urusan nonteknis, Gomes harus pintar-pintar menjaga harmonisasi di lini depan Madura United.

Pemilihan skema permainan akan sangat menentukan kenyamanan di sektor depan MU. Formasi tradisional 4-4-2 akan mengakomodir keempat predator haus gol. Mereka bisa silih berganti tampil di lapangan. Di tiap laga ada dua striker yang tampil.

Agak repot jika Madura United bermain dengan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. Akan hanya ada seorang target man di setiap laga.

Buat Greg Nwokolo, yang bisa bermain di posisi sayap strategi ini menguntungkan. Di Madura United sendiri ada Bayu Gatra, Imam Bagus, dan Engelberd Sani, pemain yang beroperasi di posisi winger ofensif.

Tinggal Cristian Gonzales, Patrick N’Koyi, Marcel Sacramento, yang berebut posisi penyerang tengah. Ujung-ujungnya akan ada yang dikorbankan. Gomes harus pintar-pintar mengambil hati pemain yang bakal sering duduk di bangku cadangan.

Hal ini berpotensi memicu bom waktu. Perjalanan Madura United di Piala Presiden 2018, bakal jadi tolok ukur kecerdikan Gomes de Oliveira mengatur formulasi rotasi yang bisa diterima para pemain depannya. Tantangan yang tidak mudah bagi mentor asal Brasil itu.

Sumber: Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan