Kepergian Neymar berarti Coutinho memiliki tempat di lini depan Barcelona. Selain itu, pemain asal Brasil itu juga dapat bermain di posisi terbaiknya dan tidak mengganggu Andres Iniesta karena kepergian Neymar.
Menolak PSG
Sebelum bergabung dengan Barcelona, Coutinho dikabarkan menerima tawaran dari Paris Saint-Germain. PSG berniat menduetkan Coutinho dengan sahabatnya, Neymar.
Akan tetapi, Coutinho lebih tertarik dengan peluang bermain di kompetisi papan atas macam La Liga. Apalagi, terdapat laga sebesar El Clasico di Spanyol dan Coutinho sempat bermain di sana bersama Espanyol.
Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Barcelona. Kondisi itu membuat Blaugrana berani mengambil risiko mengeluarkan dana besar untuk Coutinho meski tidak bisa memainkannya di Liga Champions.
Â
Mulai Memasuki Usia Emas
Coutinho datang ke Barcelona pada usia 25 tahun. Pemain asal Brasil itu dianggap memiliki talenta luar biasa dan masih memiliki ruang untuk berkembang.
Hal itu terbukti dari kontribusi Coutinho untuk Liverpool. Sepanjang musim 2017-2018, mantan pemain Inter Milan itu berkontribusi dalam 21 gol The Reds dengan rincian 12 gol dan sembilan assist di berbagai kompetisi.
Catatan itu membuat Barcelona merasa pantas mengeluarkan dana besar untuk merekrut Coutinho. Kedatangannya dapat membantu Lionel Messi dan Luis Suarez di lini depan.
Â
Dekat dengan Pemain Barcelona
Bukan rahasia jika Coutinho memiliki kedekatan dengan sejumlah pemain Barcelona. Luis Suarez menjadi mentor gelandang berusia 25 tahun itu ketika masih di Liverpool dan Paulinho teman dekatnya di timnas Brasil.
Suarez sempat merayu Coutinho untuk bergabung dengan Barcelona. Bahkan, penyerang asal Uruguay itu bersedia mencarikan tempat tinggal untuk Coutinho.
Hal serupa merupakan strategi PSG untuk mendatangkan Neymar. Saat itu, Dani Alves yang merupakan teman dekat Neymar membujuknya untuk datang ke Parc des Princes.
Â
Koneksi Brasil
Barcelona memiliki sejarah sukses dengan para pesepak bola asal Brasil. Negeri Samba merupakan penyumbang pemain asing terbesar selama 120 tahun sejarah Blaugrana.
Bakat-bakat sepak bola Brasil membanjiri Barcelona pada era 1990-an seperti Sonny Anderson, Romario, Ronaldo, dan Rivaldo. Sukses itu berlanjut hingga generasi selanjutnya, Sylvinho, Ronaldinho, hingga Dani Alves dan Neymar.
Catatan tersebut membuat Coutinho ditengarai ingin menjadi penerus kisah sukses pemain asal Brasil di Camp Nou. Saat ini, terdapat dua pemain Brasil yang memperkuat Barcelona selain Coutinho, Rafinha dan Paulinho.
Sumber: Sport
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1824424/original/029611800_1515417883-Barcelona-Philippe-Coutinho6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297033/original/033816400_1784066961-Spain_s_Lamine_Yamal__19__goes_for_the_ball_as_France_s_Bradley_Barcola__12__defends.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3918725/original/011908800_1643475059-075218900_1642297133-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1308374/original/075005200_1470371676-barcelona.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316067/original/044091200_1471006308-Liverpool_FC.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618472/original/047612700_1782607192-000_B8JU4KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256851/original/004151200_1670703759-7_AP22344709351178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299482/original/065812300_1784259465-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297796/original/002584500_1784106935-didier.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299317/original/088764800_1784212809-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297046/original/098584500_1784067058-Spain_s_Mikel_Oyarzabal__left__celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)