Kevin / Marcus Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon punya kans menorehkan sejarah baru. Apakah itu?

Diterbitkan 17 Desember 2017, 12:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

6 April 2017 (Malaysia Terbuka) Kevin/Marcus Vs Liu/Zhang 23-21, 21-16

Faktor Kelelahan

Faktor kekelahan juga perlu diwaspadai Kevin/Marcus. Dalam dua pertandingan terakhir, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, terpaksa bermain tiga gim yang melelahkan.

Saat menghadapi ganda China, Li Junhui/Liu Yuchen, pada laga terakhir Grup A, Kevin/Marcus terpaksa bermain selama 1 jam 2 menit. Adapun pada semifinal menghadapi Kamura/Sonoda, mereka bertarung selama 1 jam 3 menit. 

Sebaliknya, Liu/Zhang hanya sekali bermain tiga gim pada BWF Super Series Finals 2017, tepatnya pada pertandingan pertama fase grup kontra Lee Jhe-Huei/Lee Yang dari Taiwan. Pada dua laga terakhir, ganda China itu hanya bermain selama 35 menit dan 52 menit. 

Kevin/Marcus harus pandai mengatur tenaga dan taktik supaya bisa mengalahkan ganda China sekaligus membawa pulang titel dari BWF Super Series Finals 2017. 

Perjalanan ke Final: 

Kevin/Marcus 

Vs Mads Conrad Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark) 21-6, 21-16

Vs Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) 17-21, 17-21 

Vs Li Junhui/Liu Yuchen (China) 19-21, 21-16, 21-18

Vs Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) 21-10, 18-21, 21-16 

 

Liu/Zhang  

Vs Lee Jhe-Huei/Lee Yang   21-19, 24-26, 21-14

Vs Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) 21-18, 21-15

Vs Mathias Boe/Carsten Mogensen  (Denmark) 21-18, 21-13 

Vs Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark) 21-17, 21-16 

Rekor Final Kevin / Marcus

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sudah lebih dulu menorekan sejarah sebagai satu-satunya ganda putra yang mampu sembilan kali lolos ke final dalam satu kalender musim. 

Rekor tersebut bisa menjadi modal berharga menghadapi Liu Cheng/Zhang Nan di final BWF Super Series Finals 2017. 

Statistik menunjukkan, kans Kevin/Marcus memenangi laga final cukup besar. Dari delapan final sebelumnya, Kevin/Marcus mampu memenangi enam di antaranya. Kevin/Marcus hanya gagal di final Denmark Terbuka dan Korea Terbuka.

Jadi, kans Kevin/Marcus memenangi final cukup besar jika melihat statistik tersebut. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan