Rapor Pemain Timnas Indonesia U-22 Usai Tahan Imbang Thailand

Sempat tertinggal, Timnas Indonesia U-22 berhasil menahan imbang Thailand di laga grup B SEA Games 2017.

Diterbitkan 15 Agustus 2017, 18:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Riky Fajrin Saputra (6.5): Bermain sebagai bek tengah bersama Hansamu, Fajrin tampil disiplin sepanjang pertandingan. Dia mampu berkoordinasi dengan Hansamu.

Gavin Kwan Adsit (6.5): Menjaga sisi kanan pertahanan Indonesia, Gavin beberapa kali kesulitan menutup pergerakan penyerang Thailand.

Muhamad Rezaldi Hehanusa (7.5): Rezaldi tampil enerjik di sisi kiri. Selain kuat dalam bertahan, Rezaldi juga ikut aktif membantu serangan timnas Indonesia U-22.

Lini Tengah

Evan Dimas Darmono (7,5): Evan menjadi jenderal lapangan tengah dalam duel ini. Perannya di lini tengah sangat sentral dalam mengatur alur serangan Timnas Indonesia U-22. Evan bahkan nyaris mencetak gol di babak kedua lewat tendangan terarah ke sudut sempit.

Osvaldo Ardiles Haay (8): Dengan kecepatan yang dimiliki dan kemampuan menggiring bola yang baik Osvaldo menambah daya serang Timnas Indonesia U-22. Bahkan berkat kejeliannya melihat celah di lini pertahanan Thailand menjadi awal terciptanya gol balasan

M Hargianto (7,5): Hargianto tampil disiplin pada pertandingan ini. Kehadirannya di lini tengah Timnas Indonesia U-22 beberapa kali mampu merusak serangan Gajah Putih. Namun permainan keras Hargianto harus dibayar mahal usai menerima satu kartu kuning.

Lini Depan


Febri Haryadi (7.0): Memiliki kecepatan, peran Febri tidak terlalu mencolok dalam duel ini. Penjagaan ketat dari tim lawan membuatnya susah untuk bergerak. Bahkan pada menit ke-64, Febri terpaksa ditarik ke luar dan digantikan Saddil Ramdani.

Septian David (8): Selain tampil aktif membantu serangan timnas, Septian David cekatan dalam melakukan transisi ke bertahan. Mental jebolan Timnas U-19 ini juga cukup teruji. Terbukti, Septian mampu menyelesaikan tugas sebagai algojo penalti dan membawa Indonesia imbang 1-1 atas Thailand.

Marinus Wanewar (6,5): Dalam duel ini, Marinus jarang mendapatkan bola matang. Dia kesulitan mencari celah ruang tembak akibat mendapat penjagaan ketat dari bek lawan. Beberapa kali Marinus juga kehilangan bola saat berusaha menekan pertahanan lawan.

 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan