Selain Ronaldo, 5 Pemain Ini Tampil Gemilang Usai Berganti Posisi

Ronaldo dan Gerrard termasuk pemain dengan kategori tersebut.

Diterbitkan 21 Juni 2017, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Gareth Barry

Gareth Bary selama ini dikenal sebagai gelandang bertahan yang acap meemberi assist dan gol meski dari lini tengah. Namun ternyata Barry memulai kariernya di Aston Villa sebagai bek kiri.



Meskipun membuat 32 dan 30 penampilan di Premier League dalam dua musim pertamanya, Barry klemudian pindah jadi gelandang bertahan pada 2004-2005 dan jadi salah satu pemain kunci Villa.

Di posisi inilah ia juga meraih 53 caps untuk Inggris, terutama pada masa pelatih Fabio Capello dari 2008 hingga 2012. Ada fakta menarik, pada 2009 lalu Liverpool mencoba mendapatkannya.

Akan tetapi, dia memilih Manchester City karena Mark Hughes kala itu menjanjikannya bermain sebagai gelandang bertahan. Sedang, Rafa Benitez ingin Barry lebih melebar.

2. Ruud Gullit

Ketika pemain legendaris Belanda, Ruud Gullit menandatangani kontrak dengan Chelsea di musim panas 1995, ada terjadi banyak kejutan. Setelah memenangkan tiga gelar Serie-A dan dua Piala Eropa bersama AC Milan sebagai gelandang menyerang, saat di Chelsea dia malah menjadi sweeper.



Sebenarnya ini bukan posisi baru, karena awal kariernya dimulai menjadi gelandang bertahan. Perpindahan yang awalnya mengejutkan itu malah berbuah manis.

Gullit begitu sukses bersama Chelsea, dan bahkan nyaris mengalahkan Eric Cantona sebagai pemain terbaik musiman kala itu. Manajer Chelsea kala itu, Glenn Hoddle, mengatakan bahwa menonton Gullit bermain sebagai sweeper seperti menyaksikan pertandingan remaja 18 tahun melawan anak berusia 12 tahun.

1. Gareth Bale

Mungkin kisah sukses terbaik dalam daftar ini dipegang oleh Gareth Bale. Bale memulai karier di Tottenham Hotspur sebagai bek kiri, bahkan cuma jadi cadangan di belakang Benoit Assou-Ekotto.

Dia cuma bermain di 24 pertandingan Premier League dengan Spurs. Kemudian nasibnya ditawarkan untuk dipinjam ke Birmingham dan Nottingham Forest.

Gelandang Real Madrid, Gareth Bale. (AFP/Javier Soriano)

Nasibnya berubah ketika Harry Redknapp datang di White Hart Lane. Redknapp kemudian membuat keputusan untuk mengubah Bale dalam posisi lebih maju di sisi kiri lini tengah selama musim 2009/10.

Perubahan itu dramatis dan hampir instan. Seluruh kemampuan Bale bak keluar semuanya pada 2010/11. Dia tidak hanya membintangi Liga Inggris, tapi juga bikin pemain belakang Inter Milan, Maicon ketetran dalam pertandingan Liga Champions musim tersebut.

Begitu Redknapp pergi dan Andre Villas-Boas mengambil alih posisi di Spurs pada musim panas 2012. Bale berhasil mengubah posisi lagi, kali ini mengambil peran bebas di puncak serangan Tottenham. Peran inilah yag membawanya ke Real Madrid untuk rekor dunia sebesar £ 85 juta.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan