5 Wonderkid Berdarah Indonesia di Kompetisi Luar Negeri

PSSI berniat menaturalisasi pemain muda berdarah Indonesia demi masa depan.

Diterbitkan 06 Februari 2017, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Abdurrahman Iwan

Abdurrahman Iwan

Selain Andri Syahputra, bocah cilik Indonesia lainnya yang mencicipi kompetisi sepak bola Qatar adalah Abdurrahman Iwan. Pria asli Jawa Barat ini dijuluki sebagai Maradona asal Indonesia.

Iwan sudah berprestasi sejak usia lima tahun. Dia menyabet dua gelar sekaligus dalam Qatar Star League (QSL) U-9 pada 2014/15. Iwan juga pernah menjadi pemain terbaik sekaligus top scorer bersama klubnya, Al Wakrah SC, dengan mengoleksi 42 gol.

Semusim setelahnya, putra dari Iwan Kuswanto itu berhasil mencetak 37 gol dan menyumbang sepuluh assist untuk timnya. Belum diketahui apakah PSSI berniat membawanya pulang ke Indonesia.

Angga Rezky Fitraispan

Angga Rezky Fitraispan

Namanya kurang terdengar di tanah air. Namun, hal itu yang malah membuat Angga Rezky Fitraispan bisa fokus menjejaki karier sebagai pesepakbola di Spanyol.

Usia Angga baru 17 tahun, ia lahir di Jakarta, namun sejak umur enam tahun yang sudah tinggal di Spanyol. Sejauh ini, Angga sudah membela dua klub yang berbeda, CD La Manga dan CD La Union.

Nama Angga juga resmi terdaftar di Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) sebagai salah satu pemain muda yang tampil di kompetisi. Ia pernah menembus pemusatan latihan yang digelar Real Madrid dan Barcelona.

Biasa beroperasi di sayap, Angga mengidolakan penyerang Barcelona, Neymar. Saat ini belum diketahui kewarganegaraan mana yang ia akan pilih, Indonesia atau Spanyol.

Lorenzo Pace

Lorenzo Pace

Namanya sempat beredar di Indonesia ketika Lorenzo Pace masih membela Lazio. Namun, kini Pace berkostum klub Serie D, Trastevere, dan di usia 21 tahun kariernya belum bersinar untuk layak bermain di Serie A.

Ketika masih berkostum Lazio, nama Lorenzo Pace sempat disertakan pelatih Biancoceleste kala itu, Vladimir Petkovic ke ajang Liga Eropa. Pemain kelahiran Bandung ini juga pernah mengutarakan ketertarikan membela Timnas Indonesia.

Setelah mengupload foto di Instagram tengah memakai kostum Timnas Indonesia, para netizen membanjiri komentar. Kebanyakan netizen menginginkan Pace membela Timnas Indonesia.

"Huhuhu jika timnas memanggil saya, mengapa tidak?," tulis Pace untuk membalas komentar netizen di Instagram.

Ezra Walian

Ezra Walian

Pemain berdarah Manado ini masih memperkuat Jong Ajax dan masuk tim utama. Posisi Ezra Walian sebagai striker murni, menjadi salah satu alasan kuat mengapa Indonesia perlu menaturalisasnya.

Ezra, yang baru berusia 19 tahun terang-terangan ingin membela Timnas Indonesia, terutama setelah menyaksikan Piala AFF 2016. Sebelumnya, Ezra pernah dipanggil untuk memperkuat Timnas Belanda U-15, U-16, dan U-17.

Ezra Walian menandatangani kontrak profesional bersama Ajax Amsterdam dengan durasi 4 tahun hingga 30 Juni 2017. Kala Timnas Belanda U-17 menghadapi San Marino dalam babak kualifikasi Piala Eropa U-17, Ezra menggila dengan mencetak 5 gol.

Ezra kini telah memasuki karier profesionalnya. Transfermarkt pun merilis nilai transfer pemain bertinggi 177 cm ini. Menurut situs berbasis di Jerman itu, saat ini Ezra dibanderol sebesar 43.000 poundsterling atau setara Rp 712 juta. Artinya, jika ada klub yang tertarik untuk memboyong sang bomber siap-siap merogoh kocek sebesar itu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan