5 Wonderkid Berdarah Indonesia di Kompetisi Luar Negeri

PSSI berniat menaturalisasi pemain muda berdarah Indonesia demi masa depan.

Diterbitkan 06 Februari 2017, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PSSI saat ini tengah gencar mencari pemain muda berdarah Indonesia yang bermain di luar negeri. PSSI berniat menaturalisasi mereka agar kelas bisa membela Timnas Indonesia.

Banyak pemain muda potensial berdarah Indonesia yang tampil mengesankan di kompetisi luar negeri. Tapi, tidak sedikit pemain muda Indonesia di luar negeri yang kemampuannya kalah dibanding para pemain di kompetisi tanah air.

Pemain muda menjadi penting, karena mereka masih memiliki masa depan panjang dalam karier sepak bola. Bila program naturalisasi PSSI berjalan sukses, Timnas Indonesia tentu diperkuat sejumlah pemain bagus dan mampu berbicara banyak di pentas internasional.

Emil Audero Mulyadi, yang juga kiper pelapis Juventus memang berdarah Indonesia. Namun, sepertinya merayunya untuk menjadi Warga Negara Indonesia tergolong sulit, mengingat ia juga sempat jadi penjaga gawang Timnas Italia U-18 dan dinobatkan sebagai The Young Italy Talents of The Future 2012.

Lalu, siapa saja pemain yang layak dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia di masa depan. Berikut daftar 5 pemain muda berdarah Indonesia yang berkompetisi di luar negeri.

Andri Syahputra

Andri Syahputra

Dalam dua tahun terakhir, Andri Syahputra menjadi buah bibir di pecinta sepak bola Indonesia. Ketika usianya masih tujuh tahun, dia bermain untuk klub asal Qatar, Al Khor.

Pada musim 2014/15, Andri bisa mencetak 42 gol dari 11 penampilan di Liga Qatar U-9. Namanya pun menjadi headline di berbagai media masa Qatar dan Indonesia.

Di awal tahun ini, Andri membawa Aspire Academy Qatar U-17 menaklukkan klub Spanyol, Celta Vigo U-17 dengan skor 3-1. Dalam pertandingan tersebut, dia mampu mencetak satu gol dan menyumbang satu assists.

"Saya nyaman bermain di sini (Qatar). Premier League (Inggris) dan La Liga (Spanyol) adalah favorit saya. Bermain di Spanyol? Saya harap itu terjadi suatu hari nanti," katanya ketika itu.

Andri yang tinggal di Qatar sejak usia lima tahun pun sempat mengundang tanya mengenai negara yang bakal dibelanya nanti. "Mereka katakan kalau saya memperkuat Tim Nasional Qatar, saya mengkhianati Indonesia. Lihatlah lebih bijak," kicau Andri di akun Twitter pribadinya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Abdurrahman IwanSelain Andri Syahputra, bocah cilik Indonesia lainnya yang mencicipi kompetisi sepak bola Qatar adalah Abdurrahman Iwan. Pria asli Jawa Barat ini dijuluki sebagai Maradona asal Indonesia.Iwan sudah berprestasi sejak usia lima tahun. Dia menyabet dua gelar sekaligus dalam Qatar Star League (QSL) U-9 pada 2014/15. Iwan juga pernah menjadi pemain terbaik sekaligus top scorer bersama klubnya, Al Wakrah SC, dengan mengoleksi 42 gol.Semusim setelahnya, putra dari Iwan Kuswanto itu berhasil mencetak 37 gol dan menyumbang sepuluh assist untuk timnya. Belum diketahui apakah PSSI berniat membawanya pulang ke Indonesia.

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan