Timnas Indonesia yang Bhinneka Bikin Bangga

Singkirkan perbedaan membuat Timnas Indonesia sukses melangkah ke partai final Piala AFF 2016.

Diterbitkan 18 Desember 2016, 14:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Timnas Indonesia menyingkirkan Vietnam di babak semifinal. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Partai final, Indonesia sempat diremehkan ketika harus menghadapi Thailand, negara yang mengalahkan Skuat Garuda pada babak penyisihan grup. Namun, Timnas Indonesia membuat kejutan pada leg pertama partai final. Indonesia menang 2-1 atas Thailand di Stadion Pakansari, Bogor, 14 Desember lalu.

Sejak saat itu, tidak ada lagi yang memandang Timnas Indonesia dengan sebelah mata. Namun, nasib berkata lain. Indonesia gagal meraih gelar juara setelah kalah dari Thailan di Bangkok, malam tadi.

"Kami tidak pernah berpikir bahwa Indonesia bakal jadi lawan yang begitu tangguh berkaca dari fase grup. Mereka semakin kuat dari satu pertandingan ke pertandingan lain," pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang, usai pertandingan final leg kedua.

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Kurnia Meiga (tengah) menahan tendangan penalti saat laga final kedua Piala AFF 2016 lawan Thailand di Rajamangala National Stadium, Bangkok, Sabtu (17/12). Thailand menang 2-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Berbeda dan Makin Kuat

Meski kalah, Timnas Indonesia sudah membuat bangga. Mereka mengajarkan bahwa perbedaan bisa membuat Indonesia lebih kuat. Ya, saat Piala AFF 2016, Skuad Garuda tidak memikirkan perbedaan agama, suku, warna kulit, atau pemain naturalisasi. Mereka berjuang untuk mengharumkan bangsa Indonesia di pentas internasional.

"Nama saya Stefano Lilipaly dan saya orang Indonesia. Ayah saya dari Ambon dan ibu saya dari Belanda. Tim kami berasal dari tempat yang berbeda-beda, tapi asal usul kami tidak penting. Misi kami hanya satu, yakni membanggakan Indonesia. Semangat," ucap Lilipaly, gelandang Timnas Indonesia.

Sementara Andik Vermansyah sedikit membeberkan resep Skuad Garuda yang sukses melangkah hingga partai final Piala AFF 2016.

"Saya Andik Vermansyah, lahir di Jember. Hargai pemain, saling peduli, dan jaga sopan santun yang menjadi budaya kita. Ini yang mempersatukan asal kami," kata pemain Selangor FA itu.

Ya, Timnas Indonesia mengajarkan betapa pentingnya semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Sebuah semboyan yang mampu mempersatukan dan membuat Indonesia menjadi lebih kuat.

Fans selalu memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fitriansyah)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan