5 Gelandang Terbaik Milik Timnas Indonesia

Simak deretan gelandang terbaik milik timnas Indonesia dari masa ke masa.

Diterbitkan 10 November 2016, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tim nasional (timnas) Indonesia memiliki tradisi bagus dalam melahirkan pesepak bola di posisi gelandang. Terbukti sejak dulu hingga sekarang, lini tengah Tim Merah Putih tak pernah absen diperkuat pemain-pemain gelandang berkualitas.
Nama-nama seperti Iswadi Idris, Ronny Patinasarani hingga kini Evan Dimas merupakan deretan pemain gelandang yang memiliki kualitas di atas rata-rata. Kendati berbeda generasi, pemain ini memiliki peran yang sama yaitu sebagai pelayan para striker atau penyeimbang di lini tengah.

Pada era sekarang bisa dibilang Evan Dimas merupakan pemain gelandang tengah terbaik di Indonesia. Bahkan berkat talentanya Evan sempat mendapatkan kesempatan untuk berlatih di Spanyol bersama Espanyol.

Oleh sebab itu, menarik untuk disimak kiprah-kiprah gelandang hebat yang pernah memperkuat Indonesia dari generasi ke generasi. Berikut rinciannya:

1

1. Iswadi Idris

Iswadi Idris merupakan salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia. Kolaborasinya dengan pemain seperti Soetjipto Soentoro, Jacob Sihasale, dan Abdul Kadir bahkan sempat ditakuti di kancah Asia.

Iswadi sendiri berposisi sebagai gelandang serang yang ditempatkan di sayap kanan. Pemain berjuluk "Si Boncel" karena posturnya hanya 165 cm adalah tipikal pemain yang mengandalkan kecepatan.

Tak hanya kecepatan, Iswadi juga dilengkapi dengan teknik yang sangat baik. Kelebihannya ini selalu digunakan Iswadi untuk mengecoh barisan pertahanan tim lawan.

Selama memperkuat timnas Indonesia, prestasi terbaik Iswadi adalah merebut medali perak ASian Games 1970. Bahkan saking krusialnya peran yang diemban Iswadi, dia berulang kali dipercaya menjabat sebagai kapten Merah Putih hingga tahun 1980.

2

2. Ronny Pattinasarany

Selain Iswadi Idris di era tahun 70-80an Indonesia juga memiliki pemain berposisi gelandang berkualitas yakni, Ronny Pattinasarany. Bedanya, Iswadi berposisi sebagai gelandang sayap, sedangkan Ronny lebih memiliki peran sebagai playmaker.

Pemain yang identik dengan klub PSM Makassar ini adalah tipikal gelandang serang yang memiliki visi bermain sangat baik. Dia bisa melepaskan umpan yang menusuk langsung ke jantung pertahanan untuk diteruskan striker menjadi gol.

Selama memperkuat Timnas, prestasi terbaik Ronny adalah meraih medali perak Sea Games 1979 dan 1981. Dia juga sempat masuk dalam daftar tim all-star Asia pada tahun 1982.

Namun momen paling berkesan adalah ketika Ronny mendapatkan pujian dari legenda Belanda, Johan Cruyff. Pada saat itu, legenda Barcelona tersebut sampai mencari-cari Ronny usai laga persahabatan antara PSSI Utama melawan Washington Diplomats di Stadion Gelora Bung Karno pada tahun 1980.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3. Fachry HusainiFachry memperkuat timnas Indonesia pada periode 1990-an. Sama seperti Ronny Pattinasarany, Fachri juga berposisi sebagai playmaker.Fachry adalah tipikal gelandang yang memiliki umpan terukur yang selalu berpotensi menjadi gol. Sayangnya tidak ada prestasi menawan yang diraih Fahchry selama memperkuat timnas. Dia hanya mampu meraih medali perak di Sea Games 1997.Kini Fachry sudah gantung sepatu dan berganti profesi menjadi pelatih. Dia sempat melatih Timnas Indonesia U-19 sepeninggal Indra Sjafri.

Halaman
Show All
Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Tim Nasional Indonesia merupakan hasil seleksi pemain-pemain sepakbola terbaik berkebangsaan Indonesia
    Tim Nasional Indonesia merupakan hasil seleksi pemain-pemain sepakbola terbaik berkebangsaan Indonesia
    Timnas Indonesia
  • Evan Dimas Darmono merupakan pesepakbola asal Surabaya yang kini memperkuat Bhayangkara Solo FC
    Evan Dimas Darmono merupakan pesepakbola asal Surabaya yang kini memperkuat Bhayangkara Solo FC
    Evan Dimas
  • Piala AFF adalah kompetisi sepak bola bergengsi antar negara di Asia Tenggara yang digelar dua tahun sekali
    Piala AFF adalah kompetisi sepak bola bergengsi antar negara di Asia Tenggara yang digelar dua tahun sekali
    Piala AFF