Dahsyatnya Dream Team Putaran Pertama

Berikut 11 pemain yang paling menonjol di putaran pertama.

Diterbitkan 30 Agustus 2016, 11:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tengah

Gelandang Bertahan

Fadil Sausu

Bali United memang menyumbangkan tiga nama dalam dream team kali ini. Ini murni karena kualitas pemain bertahannya lumayan bagus, salah satunya Fadil Sausu.

Fadil memang bermain impresif bersama Serdadu Tridatu. Berposisi sebagai gelandang bertahan, dia malah sukses mencetak dua gol dan empat assists pada putaran pertama.

Bahkan, Fadil berhasil keluar sebagai pemain dengan operan terbanyak di TSC 2016. Sejauh pekan ke-17 ini, dia melakukan 988 operan.

Gelandang kiri

Slamet Nurcahyo

Slamet memang bisa dibilang jadi pemain serba bisa untuk Madura United. Dia bisa ditempatkan di sebelah kanan dan kiri dalam posisi gelandang.

Dari 15 kali tampil bersama Laskar Sapee Kerab, Slamet lumayan impresif. Skill individunya itu acap menjadi pembeda dalam laga-laga Madura United.

Catatan statistiknya menjadi bukti. Dia berhasil mencetak lima gol dan satu assist untuk madura. Selain itu, akurasi operannya juga mencapai 77%, serta melakukan 62% giringan bola.

Gelandang Kanan

Irsyad Maulana

Irsyad bisa dibilang muncul sebagai salah satu yang mengilap bersama Semen Padang. Dia bahkan dijuluki sebagai Neymar milik Kabau Sirah.

Tak terlalu berlebihan memang. Sebab, performanya di lapangan jadi bukti. Sejauh ini, Irsyad sukses mencetak lima gol serta tiga assists untuk Semen Padang.

Catatan statistiknya juga menarik. Dia melakukan 73% akurasi umpan, 50 persen giringan bila, dan 52% tekel sukses. Tiga indikator itu sudah mapan untuk pemain yang pada 27 September nanti berusia 23 tahun tersebut.

Gelandang Serang

Evan Dimas

Evan bisa dibilang jadi salah satu aktor keberhasilan Bhayangkara Surabaya United menembus tiga besar di papan klasemen TSC 2016. Sempat absen beberapa laga usai pulang berguru dari Spanyol, Evan memberikan andilnya.

Sejauh ini, Evan sudah mencetak empat gol untuk Bhayangkara SU. Dia juga memiliki akurasi operan mencapai 86 persen.

Sontak, secara langsung aksi Evan ini mengubah total permainan Bhayangkara SU. Hal ini terlihat bahwa statistik mereka menanjak drastis. Secara ditotal, Bhayangkara SU sukses melakukan 78 persen akurasi operan, yang berbuah 153 tembakan total.

Depan

Penyerang

Luis Junior

Luiz Junior masih berada di puncak dengan torehan 12 gol bersama Barito Putera. Mantan pemain Botafogo ini menjadi pemain pertama di TSC 2016 yang mengoleksi dua digit gol.

Akan tetapi, dalam beberapa laga terakhir, performanya kedodoran. Dari lima laga terakhir bersama Barito Putera, Luis hanya mampu mencetak satu gol saja.

Namun, catatan impresifnya tak bisa begitu saja dianggap sebelah mata. Dia sukses melakukan 82% akurasi umpan, dan 58% tembakan sempurna. Bila mendapatkan suplai bola, bukan tak mungkin, Luis bisa melejit pada putaran kedua nanti.

Pablo Rodrigues

Striker jebolan Valencia ini sejatinya sempat diragukan pada awal turnamen. Dia hanya mampu mencetak dua gol saja untuk Madura United dalam lima pekan awal.

Kendati begitu, perlahan tapi pasti, Pablo sukses menepis kritik yang datang. Dia sukses menebar ancaman, dimulai saat laga kontra Persiba Balikpapan 13 Juni 2016 lalu.

Kala itu, striker asal Spanyol tersebut sukses mencetak hat-trick untuk Sapee Kerab. Setelah laga itu, Pablo belum berhenti mencetak gol, dan kini total sudah menghasilkan 11 gol yang artinya, nyaris setengah darijumlah 27 gol yang sudah dicetak Madura United.

Oleh I. Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan