10 Pemain Gratis Paling Sukses di Dunia

Beberapa klub Liga Premier Inggris sering dipaksa untuk menyerahkan setumpuk uang demi mendapatkan pemain incarannya.

Diterbitkan 27 Juli 2016, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Michael Ballack

Michael Ballack

Pada 15 Mei 2006, Chelsea mengumumkan sudah mendatangkan gelandang Bayern Muenchen, Michael Ballack secara gratis. The Blues --sebutan Chelsea-- mengalahkan Manchester United, Real Madrid, Inter Milan dan AC Milan yang juga tertarik memakai jasa Ballack.

Keberadaan Ballack membuat lini tengah Chelsea semakin menakutkan. Berkolaborasi dengan Frank Lampard, Ballack bisa meraih satu gelar Liga Premier Inggris, empat trofi FA Cup, dan satu gelar Piala Liga Inggris.

Sayangnya, pemain asal Jerman itu gagal mempersembahkan gelar Liga Champions pertama untuk Chelsea. Ketika itu The Blues dikalahkan MU dalam drama adu penalti di Moskow, Rusia musim 2007/08.

Ballack memperkuat Chelsea hingga 2010. Empat musim bersama The Blues, dia mencetak 25 gol dari 166 pertandingan di semua kompetisi.

Robert Lewandowski

Robert Lewandowski

Juni 2014, striker Polandia, Robert Lewandowski memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Borussia Dortmund, klub yang dibelanya sejak 2010.

Lewandowski memilih untuk bergabung dengan klub rival Dortmund, Bayern Muenchen. Tentu saja hal ini membuat Dortmund rugi besar. Pasalnya, Muenchen tidak perlu mengeluarkan uang untuk striker yang mencetak 103 gol bersama Dortmund.

Musim lalu, Lewandowski menjadi top skorer Bundesliga dengan raihan 30 gol. Striker berusia 27 tahun tersebut juga membantu Muenchen memenangkan Bundesliga 2015/16.

Miroslav Klose

Miroslav Klose

Seperti kejatuhan durian runtuh, Lazio mendapatkan striker terbaik dunia, Miroslav Klose pada 9 Juni 2011. Lazio tak perlu mengeluarkan uang untuk mendapatkan striker yang paling banyak mencetak gol di gelaran Piala Dunia itu dari Bayern Muenchen.

Meski usianya sudah 33 tahun saat bergabung dengan Lazio, Klose masih menjadi striker paling menakutkan di Serie A. Terbukti, dia mampu mencetak 55 gol dari 139 pertandingan di Serie A selama lima musim.

Striker asal Jerman itu juga membantu Lazio memenangkan Coppa Italia 2012/13. Ketika itu Lazio mengalahkan rival sekotanya, AS Roma dengan skor 1-0.

Demba Ba

Demba Ba

Juli 2011, Newcastle United tak perlu mengeluarkan uang untuk memboyong bomber Senegal Demba Ba dari West Ham United. Kehadiran Demba Ba menjadi berkah tersendiri bagi Newcastle United.

Dua musim bersama klub berjulukan Toon Army tersebut, Demba Ba bisa mencetak 29 gol dari 54 pertandingan di Liga Premier Inggris.

Dia menandai debutnya dengan manis bersama Newcastle United. Demba Ba mencetak tiga gol saat Toon Army menang 3-1 atas Blackburn Rovers, 24 September 2011.

Esteban Cambiasso

Esteban Cambiasso

Pada Juli 2004, Inter Milan merekrut Esteban Cambiasso dari Real Madrid dengan cuma-cuma. Dia bisa disebut sebagai salah satu pembelian gratis terbaik sepanjang masa.

Selama satu dekade memperkuat Inter Milan, gelandang asal Argentina itu banyak menyumbangkan gelar bergengsi untuk La Beneamata (sebutan Inter). Cambiasso meraih 1 gelar Liga Champions, 5 trofi Serie A dan 4 gelar Coppa Italia bersama Inter.

Pemain yang kini bermain di Liga Yunani bersama Olympiakos itu menorehkan 430 pertandingan dengan mencetak 50 gol untuk Inter Milan.

Sol Campbell

Sol Campbell

Awal bursa transfer musim panas 2001, kepindahan Sol Campbell membuat terkejut publik London. Bek yang dibesarkan Tottenham Hotspur itu hengkang ke Arsenal secara gratis.

Hengkang ke Arsenal, Campbell menjadi pemain bertahan paling tangguh di Liga Premier Inggris. Tercatat, pemain asal Inggris itu meraih dua gelar Liga Premier Inggris dan tiga Piala FA bersama Meriam London.

Lima musim bersama Arsenal, peran Campbell di lini pertahanan tim besutan Arsene Wenger itu tak tergantikan. Dia mampu tampil sebanyak 197 kali di semua kompetisi yang diikuti Meriam London.

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo

Pemain terbaik yang direkrut secara gratis mungkin bisa dinobatkan kepada Andrea Pirlo. Pada Juli 2011, AC Milan melepas Pirlo ke Juventus dengan status bebas transfer.

Pirlo sukses menjadi jenderal lapangan tengah Juventus, baik di bawah kendali pelatih Antonio Conte maupun Massimiliano Allegri. Bersama beberapa gelandang Juventus lainnya, seperti Claudio Marchisio, Paul Pogba, hingga Arturo Vidal, Pirlo meraih berbagai prestasi.

Gelandang asal Italia itu meraih empat gelar Scudetto, dua Supecoppa Italiana, dan satu Coppa Italia selama berkarier bersama Si Nyonya Tua. Sayangnya, Pirlo gagal meraih gelar Liga Champions 2014/15 bersama Juventus. Ketika itu, Si Nyonya Tua kalah 1-3 dari Barcelona di partai final.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan