Djanur Kontra Camargo, Adu Sakti di Lini Tengah

Laga ini menjadi ajan 'adu sakti' Djadjang Nurdjaman dan Paulo Camargo, arsitek kedua kubu. Siapa pemenangnya?

Diterbitkan 16 Juli 2016, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Camargo berharap, pertandingan nanti berjalan suportif tanpa keributan baik di lapangan maupun tribun penonton. Pelatih asal Brasil itu sadar, tensi pertandingan ini berbeda di banding laga lainnya. Rivalitas kedua kelompok suporter dan perkelahian yang kerap muncul membuat partai ini selalu panas dan paling dinanti di ajang Liga Indonesia.

Kebetulan, ini menjadi pengalaman pertama Camargo merasakan atmosfer El Clasico Indonesia, Persib kontra Persija.  "Pertandingan ini sangat penting bagi Persib dan Persija.  Saya berharap kami mampu membuat sepak bola yang menarik di lapangan, bukan dengan perkelahian. Sekarang, momen yang bagus untuk memperagakan sepak bola yang menarik," ujar Camargo.

Duel Lini Tengah

Duel Persib vs Persija nanti bakal menjadi pembuktian lini tengah siapa paling mumpuni. Maklum saja, Djanur dan Camargo memiliki kesamaan dalam melatih yakni mengutamakan kreativitas di lini tengah.

Persija sangat terlihat memiliki lini tengah agresif. Permainan mereka begitu dinamis di lini tengah. Performa meyakinkan ini berbanding lurus dengan sejumlah gelandang eksplosif yang memperkuat tim seperti Abrizal Umanailo, Ade Jantra, Amarzukih, Ramdani Lestaluhu, Novri Setiawan, Rezaldi Hehanusa, dan Hong Soon Hak.

Dalam setiap pertandingan, lini tengah Persija selalu dominan. Kendati lini depan tak terlalu mematikan, barisan gelandang siap berperan sebagai sumber gol.

Robertino Pugliara vs Abrizal Umanailo

Djanur juga pelatih yang mengutamakan permainan di tengah. Djanur memegang filosofi, tim yang mampu mengendalikan lini tengah bakal keluar sebagai pemenang. Dia memoles gelandang agar lebih berani dalam berduel, melakukan penetrasi ke pertahanan lawan, dan lebih kreatif dalam melakukan serangan. 

Menurut Djanur, seharusnya lini tengah Persib mampu bermain apik karena diperkuat banyak pemain bintang yakni Atep, Robertino Pugliara, Hariono, Taufiq, Kim Jeffrey Kurniawan, dan David Laly.  

Setidaknya polesan Djanur sudah mulai membuahkan hasil. Kemenangan atas PSM Makassar mulai memperlihatkan permainan atraktif di lini tengah. Kini, ujian sesungguhnya datang dari Persija. Camargo adalah pelatih yang begitu mendewakan permainan kreatif di lini tengah. (Penulis: Indra Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan