Surat Mengharukan Bu Guru untuk Messi

Seorang guru bernama Yohana Fucks mengunggah surat yang meminta Lionel Messi jangan pensiun dari Timnas Argentina.

Diterbitkan 29 Juni 2016, 20:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Buenos Aries - Permintaan agar Lionel Messi membatalkan keputusannya pensiun dari Timnas Argentina terus mengalir. Mulai dari Presiden Argentina Mauricio Macri, Wali Kota Buenos Aires Horacio Rodriguez, hingga legenda sepak bola Diego Maradona.

Namun, pesan yang mungkin paling mengharukan datang dari Yohana Fucks. Yohana yang berprofesi sebagai guru mengunggah surat yang meminta Messi tidak pensiun.

Baca Juga

  • Pelatih Jerman Takut dengan Serangan Balik Italia
  • Tersingkir, Gelandang Inggris Dihibur Model Cantik
  • Podolski Kritik Format Piala Eropa 2016

Dalam suratnya, Yohana menyatakan sangat mengagumi Messi. Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bintang Barcelona tersebut telah banyak membantunya untuk membentuk sikap murid-muridnya. Mereka melihat Messi sebagai pahlawan dan teladan terbaik.

"Tidak penting, berapa banyak cinta dan dedikasi yang saya keluarkan dalam pekerjaan saya. Saya tidak akan pernah merasakan dari murid-murid saya sebagaimana mereka begitu memuja diri Anda," tulis Yohana dalam suratnya.

"Sekarang, mereka akan melihat idola terbesar mereka menyerah. Saya mohon jangan menyerah untuk orang-orang medioker, mereka yang frustrasi dengan berjuta mimpi yang tak mampu digapai dalam sepak bola, mereka yang berbicara tentang segala hal, mudah saja karena itu adalah suatu hal yang gampang untuk dilakukan."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dia meminta Messi untuk mengabaikan pendapat yang menyatakan mencetak gol itu semudah membangun rumah atau masa depan bagi seseorang. Menurut Yohana, pendapat itu bisa mengubah seseorang menjadi hakim yang arogan dengan menghina kinerja orang lain. "Mereka hanya menghargai kemenangan dan menilai kesalahan sebagai sebuah kegagalan. Padahal, kesalahan yang sama akan membuat manusia untuk terus belajar. "Jangan berhenti, jangan biarkan murid-murid saya berpikir jika negara ini hanya peduli tentang kemenangan dan menjadi yang pertama," ucap Yohana. "Jangan tunjukkan ke mereka jika Anda tidak peduli seberapa sukses hidup Anda, Anda tak akan pernah berhasil membuat seluruhnya bahagia. Jangan mengirim pesan keliru seperti ini, meski banyak menghadapi kegetiran. Berjuanglah dari usia muda untuk menjadi seorang pemenang hari ini. Orang-orang yang diterpa kritik datangnya dari orang-orang iri yang berusaha menjadi seperti Anda."

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan