Terlebih, di laga ini Laskar Wong Kito dilatih Widodo C Putro. Pelatih yang berkibar bersama Petrokimia Putera Gresik ini mengaku sudah punya jurus untuk menekuk tuan rumah.
"Saya paham kekuatan lawan dan bagaimana permainannya. Jangan melihat rapor mereka sering kalah. Mereka tim teroganisir dan selalu tampil ngotot." Dalam laga nanti, Widodo tidak akan mengandalkan striker untuk membobol gawang. "Semua pemain bisa mencetak gol."
Widodo bakal mengoptimalkan peran Hilton Moreira selain Beto di barisan depan. Hilton sudah sangat kenal dengan permainan Gresik United lantaran kerap bertemu. Penyerang asal Brasil telah dua kali mampu membobol gawang juara Ligina 2002 itu.
Ti
Rekor Pertemuan
Pertemuan pertama mereka terjadi di ISL 2011-12. Kala itu, Sriwijaya menjamu Persegres GU dan berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk tuan rumah. Gol-gol laskar Wong Kito dibukukan oleh Keith Kayamba Gumbs (2 gol), dan Hilton Moreira.
Pada gelaran ISL musim itu pula, saat bermain di kandang Persegres GU, Sriwijaya justru merajalela dan menang dengan skor telak 5-1. Dominasi Laskar Wong Kito berlanjut di ISL 2013. Dalam dua laga kandang dan tandang, Sriwijaya menang dengan skor 4-3 (tandang) dan 2-1 (kandang). Saat menang di kandang Persegres GU, Tantan mencetak hat-trick dan satu gol lain disumbangkan oleh Hilton.
Gresik United baru lepas dari dominasi Sriwijaya di ISL 2014. Mereka berhasil menahan imbang 0-0 saat bermain di Palembang. Dan, ketika gantian bertindak sebagai tuan rumah, Persegres GU mampi menang dengan skor 3-0. Itu menjadi satu-satunya kemenangan Persegres GU atas Sriwijaya. Pertandingan terakhir kedua tim terjadi dalam laga fase grup Piala Jenderal Sudirman. Sriwijaya menang 1-0 berkat gol tunggal Titus Bonai.
Selan dominasi Sriwijaya, sorotan lain dalam sejarah pertemuan melawan Persegres GU adalah kerap terjadi hujan gol. Dari 7 laga, 5 laga tercipta lebih dari dua gol. Jika ditotal, dari 7 laga tersebut tercipta 23 gol atau rata-rata tercipta 3,3 gol per partai. (Penulis: Indra Eka Setiawan)
Perkiraan Susunan Pemain
Gresik United (4-2-3-1): M. Sandi Firmansyah, Ambrizal, FX Yanuar Wahyu, M. Rifqi, Romy Agustiawan, Hendri Satriadi, Eduardo Maciel, Riyandi Ramadhana Putra, Supriyono, M. Kamri, Patrick da Silva
Sriwijaya FC (4-2-3-1): Teja Paku Alam, Supardi, Maurico Leal, Fachruddin Wahyudi, Zalnando, Ichsan Kurniawan, Yoo Hyun Koo, M. Ridwan, Eka Ramdani, Hilton Moreira, Alberto Goncalves
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326998/original/002739300_1787046240-Screenshot_2026-08-18_162316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326567/original/092602700_1787027929-Screenshot_2026-08-18_110108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1257584/original/008479800_1465353834-Persegres_vs_Sriwijaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1291665/original/020324800_1468859631-Sriwijaya.jpg)