
Tiga tahun berlaga di pentas profesional, Ali yang meninggal pada usia 74 tahun mencatatkan 19 kemenangan dan tak pernah menelan kekalahan. Pada 1964, Ali baru bertarung memperebutkan gelar juara dunia kelas berat melawan Sony Liston.
Seperti halnya roket, Ali tak berhenti melepaskan tinju ke wajah dan tubuh Sony Liston. Alhasil, Ali berhasil menjadi juara dunia kelas berat setelah mengalahkan Sony Liston dengan kemenangan TKO.
Ali pun menjadi juara dunia kelas berat termuda. Ketika itu usianya masih 22 tahun. Namun statusnya sebagai juara kelas berat termuda berhasil dipecahkan Mike Tyson setelah bertahan selama 24 tahun. Tyson menyandang status sebagai juara dunia kelas berat di usia 20 tahun.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1116001/original/008108400_1453201176-_20160119AFP_Legenda_Tinju_Dunia_009.jpg)