6 Calon Bintang Masa Depan Indonesia

Para pemain muda tersebut bakal bersaing dengan pemain senior dan asing demi memperebutkan tempat utama.

Diterbitkan 11 Mei 2016, 12:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Performanya sejauh ini juga cukup memuaskan. Yanto Basna sangat kuat dalam duel satu lawan satu dan juga memiliki tekel yang baik. Pantas jika label wonderkid disematkan pada dirinya.

Ryuji Utomo

2. Ryuji Utomo

Ryuji adalah bintang baru bagi Arema Cronus. Pemain yang memiliki keturunan Jepang ini mampu bermain diberbagai posisi seperti bek tengah, bek kanan hingga gelandang bertahan.

Meski masih berusia muda, Ryuji juga tak pernah canggung bermain bersama pemain senior di Arema seperti Goran Gancev, Hamka Hamzah hingga Benny Wahyudi.

Ryuji memiliki postur yang tinggi dan dilengkapi dengan badan yang kekar. Meski begitu, dia juga memiliki kecepatan untuk berduel dengan striker-striker cepat yang dimiliki lawan.

Dia juga pernah menikmati kompetisi bersama Al Najma di Bahrain. Hal itu dilakukan untuk mengembangkan kemampuan diri ketimbang mengikuti turnamen-turnamen yang sempat marak di Indonesia.

Osvaldo Haay

3. Osvaldo Haay

Osvaldo Haay merupakan talenta muda Persipura yang berposisi sebagai gelandang tengah. Usianya saat menembus skuat utama Mutiara Hitam adalah 18 tahun.

Kemunculannya bersama Persipura tak terlepas dari eksodus pemain yang terjadi jelang Piala Bhayangkara. Nama-nama seperti Robertino Pugliara pergi ke PS Polri, sedangkan Immanuel Wanggai bergabung dengan Carsae FC di Timor Leste.

Keadaan darurat ini yang memaksa Haay tampil untuk mengisi lini tengah. Ternyata, permainan Haay sangat memesona jajaran pelatih Persipura saat itu.

Dia memiliki pergerakan yang apik dan mampu menjangkau hampir semua sisi lapangan. Tak hanya itu visi mengirimkan umpannya juga tak bisa dipandang sebelah mata.

Haay bisa mengalirkan bola untuk membangun serangan dan bisa juga memberikan umpan yang menusuk ke kotak penalti untuk membantu para striker mencetak gol.

Pada gelaran Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo, Haay baru diberi kesempatan satu kali bermain saat ditahan imbang 0-0 melawan Bali United, Minggu (8/5/2016).

Ambrizal Umanailo

4. Ambrizal Umanailo

Ambrizal mencuri perhatian pecinta sepak bola khususnya para Jakmania berkat performa apiknya bersama Persija Jakarta dalam dua pertandingan di Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo.

Bermain di posisi penyerang sayap, Ambrizal sukses mengemban tugas menyerang dengan baik saat melawan Persipura. Dia mampu membuat lawan kerepotan berkat kecepatan dan gocekannya.

Padahal lawan yang dihadapi saat itu merupakan salah satu barisan pertahanan terbaik di Indonesia yang diisi oleh Ricardo Salampessy dan Bhio Paulin.

Tidak hanya bersinar ketika melawan Persipura, Ambrizal juga merupakan bintang saat Macan Kemayoran menang 1-0 atas Semen Padang. Berawal dari penetrasinya ke kotak penalti, bek tengah Hamdi Ramdhan terpaksa menjatuhkannya dan berbuah penalti untuk Persija.

Ismed Sofyan yang ditunjuk sebagai algojo sukses mengekesekusi bola dan membantu Persija membawa pulang tiga poin di depan puluhan ribu Jakmania.

Terens Owang Puhiri

5. Terens Owang Puhiri

Terens Owang Puhiri menjelma menjadi idola Pusamania Borneo FC berkat performa apiknya saat tampil di Piala Presiden beberapa waktu lalu. Berposisi sebagai penyerang sayap, Terens memiliki kecepatan yang susah ditandingi oleh bek-bek lawan.

Meski begitu, konsistensi tampaknya masih jadi masalah terbesar Terens. Sebab, bersinar di Piala Presiden, Terens sempat meredup di Piala Jenderal Sudirman.

Namun, dia sukses kembali bersinar ketika membantu PBFC menjuarai Piala Gubernur Kaltim. Saat itu, Terens berhasil menyabet gelar pemain terbaik setelah tampil apik sepanjang turnamen.

Usianya memang masih 19 tahun, tapi berdiri berdampingan dengan pemain senior macam Ponaryo Astaman, Zulkifly Syukur dll. tak membuat aksi Terens di lapangan tertutupi. Dia selalu membuat decak kagum berkat pergerakan lincahnya ketika bertanding.

Wajar jika pada gelaran Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo, Terens diprediksi bakal bersinar terang dan terus memukau persepak bolaan Indonesia dengan talentanya.

Putu Gede

6. Putu Gede Juni Antara

Putu Gede adalah pemain yang terus konsisten menjaga permainan terbaiknya dari eks-skuat emas timnas U-19 asuhan Indra Sjafri. Disaat sang bintang, Evan Dimas, sedang menimba ilmu di Spanyol, Putu Gede juga terus mengembangkan kemampuannya sebagai bek kanan di Tanah Air.

Alhasil, perannya tak tergantikan di Bhayangkara Surabaya United. Tercatat, selama tahun 2015, pemuda asal Bali ini selalu tampil penuh 90 menit dalam 14 pertandingan di level klub.

Kini pada gelaran Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo, posisi Putu Gede juga tak tergantikan. Penetrasinya yang sering maju ke depan dan mengirimkan umpan menjadi alasan pelatih Ibnu Grahan senang memainkannya.

Berkat prestasinya itu, Putu Gede diprediksi bakal menjadi talenta muda paling bersinar di Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo. Sebab, tak banyak pemain jebolan timnas U-19 yang mampu mempertahankan konsistensinya di level tertinggi, dan Putu Gede adalah salah satunya yang mampu menjawab itu.

Penulis: Yosef Deny Pamungkas

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan