Terbesar sepanjang sejarah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1229078/original/2b6fe1bf053aa451fe5da59092f79403u.jpg)
Diperikaran 328 orang meninggal dalam tragedi itu. Informasi yang simpang siur pun merebak. Beredar kabar, dua orang meninggal karena luka tembakan. Namun hakim yang bertugas menginvestigasi tragedi ini Benjamin Castaneda tidak pernah menemukan bukti akan hal itu.
Dalam wawancara dengan BBC, Castaneda mengungkapkan dirinya sempat bertanya kepada penjaga soal dua korban yang meninggal akibat luka tembak. "Ya, orang itu berkata pada saya, 'Tapi mereka telah mengambil tubuhnya," kata Castaneda.
Beberapa bulan setelah tragedi itu, Castaneda mendapat kunjungan dari seorang pria tua. Pria tua itu mencari dua orang anaknya yang merupakan pelajar kedokteran, yang pergi dari rumah untuk menonton pertandingan itu tapi tak pernah kembali.
Castaneda menduga, jumlah korban tewas lebih dari 328 orang, yang merupakan jumlah estimasi dari Pemerintah. Dia menduga, pemerintah menyembunyikan jumlah sesungguhnya karena ada beberapa korban yang tewas lantaran peluru tajam polisi.
Di akhir investigasi, pemerintah menghukum komandan polisi yang bertugas di stadion, Jorge Azambuja dengan hukuman 30 bulan penjara. Dia dinilai bersalah karena telah memerintahkan tembakan gas air mata ke arah suporter.

Uniknya, pemerintah juga menetapkan Castaneda bersalah. Pemerintah menilai Castaneda terlambat melaporkan laporannya dan juga karena tidak menghadiri 328 otopsi yang seharusnya dia hadiri.
Hingga kini, tragedi di Estadio Nacional tercatat sebagai yang tragedi di sepak bola dengan korban terbanyak sepanjang sejarah.
Pemerintah sendiri memutuskan untuk merenovasi Estadio Nacional. Kapasitas stadion ini dikurangi dari 53 ribu menjadi 42 ribu di tahun yang sama. Namun kapasitas ini ditingkatkan lagi menjadi 47 ribu untuk penyelenggaraan Copa America 2004.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4461201/original/062506100_1686446588-cek_fakta_timnas_argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1229076/original/013561000_1462887414-tragedi_peru_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8916640/original/046732400_1782951883-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9208686/original/055525800_1783110573-000_B8VY333.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782165/original/058199200_1782878254-carlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519344/original/095709500_1772548220-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370720/original/047083500_1759567179-Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258039/original/088971800_1781299445-AP26163759108481-Kanada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264340/original/096862300_1782107767-salah.jpg)