Alberto Goncalves: Redup di Malaysia, Bersinar di Indonesia

Di Malaysia, Beto dicemooh fans Penang FC. Berbanding terbalik dengan di Indonesia, sang pemain kini menjadi idola baru Laskar Wong Kito

Diterbitkan 06 Mei 2016, 15:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Balikpapan - Sriwijaya FC  beruntung memiliki sosok Alberto 'Beto' Goncalves di lini depan. Beto terbukti mampu menjadi mesin gol bagi Laskar Wong Kito. Beto 

Beto didatangkan Sriwijaya FC pada tahun 2016, pasca-gagal total berkarier di Malaysia. Ya, pemain yang saat ini berusia 35 tahun itu tercatat sempat memilih meninggalkan Indonesia pada tahun 2015 karena kompetisi di Tanah Air yang mandek, karena pembekuan PSSI yang berujung pada sanksi FIFA. 

Baca Juga

l class="baca-juga__list">
  • 6 Fakta Menarik MU Vs Arema: Beraroma Dendam
  • Sriwijaya FC Waspadai Permainan Keras Persiba
  • Duo Yamaha Siap Bersaing di MotoGP Prancis
  • Di Malaysia, Beto memilih bergabung dengan klub Penang FA untuk mengikuti langkah pelatih kawakan, Jacksen F Tiago. Keputusan Beto hijrah ke Negeri Jiran sempat berjalan mulus pada awalnya. Gol terus berdatangan dari kaki mantan top scorer Piala Indonesia 2007 ini.

    Meski begitu hal tersebut tidak berlangsung lama. Sebab, seiring berjalannya kompetisi Malaysia Super League, performa Beto terus merosot. Alhasil, Beto harus menerima kenyataan terdepak dari skuat Jacksen Tiago usai hanya mampu menyumbangkan enam gol.

    Tidak sampai disitu, Beto juga mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dari kelompok suporter garis keras klub Penang FA, Brigade 07. Tiap berlaga bersama Penang, Brigade 07 selalu memberikan cemoohan dan makian kepada Beto. Hal itu tentu sebagai bentuk ekspresi kecewa dan kesal lantaran Beto mandul dalam menciptakan gol.

    Masih Laku di Indonesia

    Redup dii Malaysia, Beto ternyata bersinar di Indonesia. Keputusan Sriwijaya merekrut Beto di ajang Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo ternyata tepat. Beto tampil trengginas di Turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur dengan koleksi empat gol.

    Pada gelaran turnamen berikutnya, yakni Piala Bhayangkara, Beto kembali tampil menggila. Penyerang berusia 35 tahun itu berhasil mencetak empat gol dan menyabet gelar top scorer bersama penyerang Persib Bandung, Samsul Arif. 

    Ketajaman Beto juga tampak saat membela Sriwijaya FC menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat. Pada laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 itu, Beto mencetak satu gol melalui sundulan. Kini, Laskar Wong Kito berharap ketajaman Beto tetap terjaga. Terutama saat menghadapi Persiba Balikpapan, Jumat sore hari ini. 

    Penulis: Yosef Deny Pamungkas

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Lanjut Baca:

    Maroko Yang Belum Terhentikan

    Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
    Share
    Copy Link
    Batalkan