5 Manajer Chelsea Asal Italia Sebelum Conte

Sebelum Conte, ada empat manajer asal Italia yang pernah menukangi Chelsea. Siapa saja mereka?

Diterbitkan 05 April 2016, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Claudio Ranieri

2. Claudio Ranieri

Chelsea mencoba melanjutkan kisah manis dengan manajer asal Italia dengan menunjuk Claudio Ranieri. Namun di awal karier bersama Chelsea, Ranieri menghadapi kendala bahasa. Sebagai orang Italia, dia tak terlalu menguasai bahasa Inggris.

Di Chelsea pula, Ranieri mendapat julukan The Tinkerman. Julukan itu diberikan karena Ranieri sangat suka merotasi skuatnya.

Ranieri mengakhri kariernya sebagai manajer di Chelsea tanpa meraih satupun trofi. Namun dia dianggap sebagai peletak pondasi kesuksesan Chelsea saat ini.

Ya, berkat Ranieri, Chelsea punya bek seperti John Terry dan gelandang seperti Frank Lampard. Mereka berdua, bersama dengan para pemain yang diboyong Ranieri lainnya seperti William Gallas, Claude Makelele, dan Wayne Bridge menjadi tulang punggung kesuksean Chelsea di bawah Jose Mourinho.

Karier Ranieri di Chelsea
Lama melatih: 17 September 2000- 31 Mei 2004
Pertandingan: 199
Menang: 107
Imbang :46
Kalah: 46
Rasio kemenangan: 54 %
Trofi: -

Carlo Ancelotti

3. Carlo Ancelotti

Lima tahun berselang setelah pemecatan Ranieri, Chelsea menunjuk lagi manajer asal Italia. Adalah Carlo Ancelotti yang diberi amanat melatih John Terry dan kawan-kawan.

Ditunjuknya Ancelotti tak terlepas dari kesuksesannya di ajang Liga Champions. Sudah bukan rahasia lagi, Abramovich selaku pemilik, menginginkan timnya untuk menjuarai Liga Champions. Dan Ancelotti adalah orang yang dinilai tepat.

Ancelotti mengawali kariernya di Chelsea dengan mengantar The Blues memenangkan Community Shield. Sayangnya, Ancelotti kemudian gagal membawa Chelsea sukses di Liga Champions usai ditekuk Inter Milan di Babak 16 Besar.

Namun di akhir musim, Ancelotti sukses memberikan trofi Liga Inggris dan Piala FA bagi Chelsea. Don Carlo -julukan Ancelotti- kemudian dipecat di musim ketiganya setelah rentetan hasil buruk.

Karier Ancelotti di Chelsea
Lama melatih: 1 Juli 2009 - 22 Mei 2011
Pertandingan: 109
Menang: 67
Imbang: 20
Kalah: 22
Rasio kemenangan: 61%
Trofi: Liga Inggris (1), Piala FA (1), Community Shield (1)

Roberto Di Matteo

4. Roberto Di Matteo

Di sinilah keinginan Abramovich melihat Chelsea menjuarai Liga Champions terwujud. Di Final, Chelsea mengalahkan Bayern Muenchen di Allianz Arena lewat babak adu penalti.

Sebetulnya, hal ini boleh dibilang di luar prediksi. Maklum, Chelsea tak berniat mengangkat Di Matteo sebagai manajer.

Di Matteo diangkat sebagai manajer interim untuk menggantikan Andre Villas Boas yang dipecat. Di bawah asuhan Di Matteo, performa John Terry dan kawan-kawan meningkat.

Salah satu performa brilian Chelsea adalah ketika menaklukkan Barcelona di semifinal Liga Champions. Padahal kala itu Barca berstatus juara bertahan dan memiliki Pep Guardiola sebagai manajer.

Berkat kegemilangan itulah, Di Matteo di musim berikutnya diangkat sebagai manajer Chelsea. Sayang, dengan status itu, Di Matteo justru melempem dan akhirnya dipecat setelah gagal membawa Chelsea lolos fase grup Liga Champions.

Karier Di Matteo di Chelsea
Lama melatih: 4 Maret 2012 - 21 November 2012
Pertandingan: 42
Menang: 24
Imbang:: 9
Kalah: 9
Rasio kemenangan: 57%
Trofi: Piala FA (1), Liga Champions (1)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Luthfie Febrianto, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan