Indonesia Terancam Jadi Penonton di Piala AFF 2016

Saat ini, Indonesia masih terkena sanksi FIFA dan nasibnya ditentukan pada kongres biasa Mei 2016 di Meksiko.

Diterbitkan 24 Maret 2016, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan



Sementara itu, empat negara akan ambil bagian dalam babak kualifikasi Piala AFF 2016 yang berlangsung di Kamboja. Selain Kamboja, Laos, Timor Leste, dan Brunei Darussalam harus memperebutkan dua tiket ke putaran final Piala AFF 2016 pada 13-22 Oktober 2016.  

Undian pembagian grup Piala AFF 2016 sendiri rencananya akan berlangsung pada 2 atau 3 Agustus 2016. Acara pengundian itu bakal digelar di Yangon, Myanmar. Dalam pengundian tersebut juga sudah bisa dipastikan apakah Indonesia akan berkiprah di turnamen dua tahunan tersebut.



Sepak bola Indonesia mendapat sanksi dari FIFA sejak 30 Mei 2015. Sanksi itu diberikan FIFA menyusul intervensi yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang mengeluarkan surat keputusan pembekuan kepada PSSI.

Situasi sepak bola Indonesia belum juga kondusif. Ketika negara-negara Asia Tenggara sudah menjalani pertandingan di berbagai ajang untuk pemanasan Piala AFF 2016 seperti kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia, Timnas Indonesia sudah hampir satu tahun tidak bisa ambil bagian dalam laga internasional.



Tentu saja kondisi ini bakal sangat berpengaruh kepada Timnas Indonesia. Bahkan, Timnas Indonesia kini tidak punya pelatih, setelah Pieter Huistra, yang terakhir berada di jabatan itu memutuskan mundur karena konflik sepak bola Indonesia karena intervensi pemerintah.

Kompetisi sepak bola di Indonesia juga sudah absen selama setahun, yang ada hanya turnamen yang silih berganti digelar. Rasanya kurang masuk akal bila Timnas Indonesia bisa tampil di Piala AFF, lalu ditargetkan menjadi juara, sementara situasi sepak bola Indonesia masih belum jelas. Jadi, bukan tidak mungkin Indonesia hanya jadi penonton ketika negara-negara Asia Tenggara lainnya berkiprah di Piala AFF 2016.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan