Alonso Ingat Ibunya Saat Tabrakan Maut di GP Australia

Pada balapan pembuka Formula 1 musim ini, Fernando Alonso mengalami kecelakaan di lap ke-17.

Diterbitkan 21 Maret 2016, 19:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Melbourne - Fernando Alonso mengalami kecelakaan fatal saat tampil di seri pertama Formula 1 yang berlangsung di sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, Minggu (20/3/2016). Ajaibnya, pembalap McLaren tersebut selamat tanpa mengalami luka yang berarti.

Insiden bermula saat balapan memasuki lap ke-17. Tepat di tikungan ke-3, Alonso berusaha menyalip pembalap Haas, Esteban Gutierrez. Namun upaya itu berbuah petaka, setelah ban depan sebelah kanan menyentuh ban belakang Gutierrez.

 

Baca Juga

  • Alonso-Gutierrez, Korban Tikungan Keramat Sirkuit GP Australia
  • GP Australia: Selamat dari Crash, Alonso Mengaku Beruntung
  • Video Detik-detik Kecelakaan Alonso di GP Australia


Seperti dilansir Dailymail, saat kejadian Alonso diperkirakan tengah melaju dengan kecepaan 200 mil/jam. Akibatnya, mobil Alonso langsung terpental ke sisi kiri dan menabrak pagar pembatas. Sedangkan mobil Gutierrez berputar di tengah jalan.

Usai menabrak dinding, mobil Alonso terlempar dan berputar di udara sebanyak dua kali sebelum terhenti di pagar pembatas. Diperkirakan, saat berputar di udara Alonso harus menanggung beban 46 g, melebihi beban yang ditanggung oleh penerbang akrobatik saat bermanuver yakni sebesar, 9g dan 12 g.

Fernando Alonso (AFP/Paul Crook)

"Anda tidak benar-benar tidak sadar tengah berada di mana," kata Alonso mengenang kejadian tersebut. "Anda hanya terbang, dan kemudian melihat langit, tanah, langit, tanah, dan Anda sama sekali tidak tahu," beber pria 34 tahun itu.

Mobil Alonso baru berhenti setelah membentur pagar pembatas. Bentuknya sudah tidak karuan. Ban belakang copot, dan ban depan terlipat menjadi satu. Namun yang mengejutkan, tak lama setelah mobil berhenti, Alonso tiba-tiba keluar dan langsung berjalan menjauh dari kendarannya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Gutierrez langsung menghampiri Alonso dan memeluknya. Alonso masih tampak syok. Lututnya juga mengalami cedera, meski tidak parah. Ajaibnya lagi, tidak ada cedera serius yang dialaminya setelah kecelakaan tragis tersebut. Alonso bahkan melambaikan tangan ke penonton saat meninggalkan lintasan. Insiden ini berlangsung sangat cepat. Namun Alonso masih sempat berpikir satu hal, yakni ibunya. Ya, juara dunia F1 dua kali itu tidak ingin membuat sedih hati ibunya yang tengah menyaksikan dia berlomba dari layar kaca di Oviedo, Spanyol. "Saya berpikir kalau saya harus keluar secepat mungkin. Saya harus menunjukkan kepadanya kalau saya baik-baik saja," katanya. Setelah insiden tersebut, Alonso sempat syok. Dia juga merasakan sakit di lututnya akibat terbentur ruang kokpit.  "Pertama Anda tentu akan berterima kasih karena bisa keluar dengan selamat tanpa cedera berarti. Namun perasaan kedua yang muncul adalah frustrasi karena gagal finis," katanya.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan