Sinyal Bahaya Leicester dan Ambisi Chelsea

Leicester City tampil memukau melawan West Bromwich.

Diterbitkan 02 Maret 2016, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Saat ini, Leicester masih kokoh di puncak dengan 57 poin dari 28 pertandingan. Sedangkan Spurs menguntit di urutan kedua dengan 54 poin dari 27 laga. Kemenangan atas West Ham sudah cukup bagi tim asal London Utara itu untuk menggusur Leicester dari singgasana pimpinan klasemen.

Namun hal itu tidak membuat risau Ranieri. Pelatih berusia 64 tahun itu tetap percaya diri pasukannya mampu menutup musim di urutan pertama. Ranieri juga tidak lupa memuji penampilan para pemainnya. "Saya sangat senang dengan kinerja kami," kata Ranieri dilansir Guardian.

"Kami bermain jauh lebih baik dibanding saat melawan Norwich. Hanya kadang-kadang, Anda dapat melakukan segala sesuatu tapi bola tidak mau masuk," beber pelatih asal Italia tersebut.

Menurut Ranieri, pasukannya tampil lebih baik saat bertemu West Ham. Sepanjang pertandingan mereka banyak menciptakan peluang meski akhirnya gagal memenangkan laga. Situasi ini berbeda saat Leicester bertemu Norwich di laga sebelumnya. Meski akhirnya mampu memenangkan laga dengan skor 1-0, anak-anak asuhannya tidak banyak menciptakan peluang selama pertandingan.

"Melawan Norwich, kami akhirnya memenangkan laga, tapi kami menciptakan sedikit peluang. Malam ini, kami menciptakan banyak peluang. Tidak apa-apa--empat poin dari 2 laga sulit," kata Ranieri.

"Kami masih hidup dan semangat kami siap untuk bertarung lagi. Saya senang--bukan karena tidak dapat tiga poin, tapi karena permainan kami," ujarnya.

Ambisi Chelsea

Sementara itu, Chelsea kembali melanjutkan tren positifnya di pentas Liga Inggris. The Blues juga menang 2-1 saat bertandang ke markas Norwich City, Senin dini hari (2/3/2016). Tambahan tiga angka membuat posisi Chlesea naik ke urutan 8 klasemen sementara Premier League 2015/16.

Bertanding di markas lawan, Chelsea sudah unggul saat laga baru berlangsung kurang dari semenit. Kennedy menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-39, rekor gol tercepat Liga Inggris musim ini.

Diego Costa memperlebar jarak menjadi 2-0 di penghujung babak pertama. Namun tuan rumah bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-68 lewat gol Redmond.

Hasil ini menambah kedigdayaan Chelsea di bawah rezim Guus Hiddink yang ditunjuk menangani Chelsea menggantikan Jose Mourinho. Sejak Hiddink datang, Chelsea sudah melewati 11 laga tanpa kekalahan di pentas Premier League. "Apakah mereka sudah puas?" kata Hiddink.

"Baiklah, itu bukan standar Chelsea untuk senang karena keluar dari zona degradasi dan kembali duduk santai. Kami tengah merancang target baru dengan ambisi menuju Eropa. Kami ingin terbang setinggi mungkin menuju Eropa," beber pelatih asal Belanda tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Leicester City berhasil membuat kejutan di Liga Primer Inggris setelah musim 2015-2016 membawa trofi Liga Primer Inggris Pertamanya
    Leicester City berhasil membuat kejutan di Liga Primer Inggris setelah musim 2015-2016 membawa trofi Liga Primer Inggris Pertamanya
    Leicester City
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Semua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya tentang Chelsea FC yang memiliki julukan The Blues
    Chelsea
  • Kompilasi Bola Sports