Strategi 'Abrakadabra' Barcelona Sukses Lumpuhkan Arsenal

Luis Enrique berkelakar hanya ucapkan 'Abrakadabra' untuk ketajaman Trio MSN.

Diterbitkan 24 Februari 2016, 11:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan


Sergio Busquets paling rajin lakukan tekel kepada pemain lawan (reuters)

Busquets dengan lugas lakukan tekel-tekel bersih yang membuat Sanchez atau Ozil mati kutu. Pantas kiranya jika gelandang bertahan Barcelona ini dipanggil 'Super Busquets' di pertandingan ini.

Mungkin ada instruksi khusus dari Enrique soal ini. Sebelum laga, Enrique mengatakan jika ia tahu gaya bermain Arsenal yang kerap melakukan serangan balik cepat lewat Sanchez dan Ozil.

"Saya sering lihat permainan Arsenal sebelum musim ini. Mereka bakal menekan saat dapatkan momen bagus dan maksimalkan pemain-pemain yang ada," ujar mantan pelatih Celta Vigo itu.

Busquets sendiri harus jatuh bangun melawan Arsenal. Dia bahkan nyaris diganti karena mendapatkan tekel keras dari pemain Arsenal. Untunglah dia bisa lanjutkan pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.

Gelandang berusia 27 itu mengaku senang Barcelona menang. "Arsenal kuat baik secara fisik dan taktik. Mereka coba ambil keuntungan lewat serangan balik cepat di babak pertama. Di babak kedua, kami lebih baik," ujarnya.

Keberuntungan

Keberuntungan

Keberuntungan tak pelak juga turut menentukan kemenangan Barcelona atas Arsenal. Sepanjang pertandingan, setidaknya ada dua peluang emas The Gunners yang gagal dimaksimalkan.

Pertama saat sepakan lemah Alex Oxlade Chamberlain mampu diamankan kiper Marc Andre Ter-Stegen. Kedua saat sundulan Olivier Giroud mampu ditepis Ter Stegen.

Petr Cech lesu karena gawangnya bobol dua kali oleh Lionel Messi ( Reuters / Toby Melville )

Berdasarkan data statistik di situs UEFA.com, Arsenal melakukan 7 kali percobaan tembakan, tapi hanya 2 yang mengarah ke gawang. Dari 7 kali percobaan, ada 4 tembakan yang ditepis.
Sementara Barcelona lepaskan 16 kali tembakan dan ada 5 tembakan tepat sasaran.

Kiper Arsenal melakukan 7 kali blok terhadap serangan-serangan Barcelona. "Kami sangat naif. Penyesalan saya ketika kami kuasai pertandingan, kami buang kesempatan mencetak gol," ujar manajer Arsenal Arsene Wenger.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Hotnida Novita Sary, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan