[KOLOM] Juventus, The King Is Back!

Simak ulasan Asep Ginanjar soal Juventus yang kembali menjadi raja di seri A.

Diterbitkan 19 Februari 2016, 08:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

TAKKAN TERKUDETA

Ketika sang raja sudah kembali ke singgasana, siapa pun hanya bisa menjadi pengikut, setia kepada titah yang diberikannya. Apalagi mereka memang menginginkan sang raja berada di singgasananya lagi.

Simak saja ucapan Mancini (Inter), Maurizio Sarri (Napoli), dan Paulo Sousa (Fiorentina) yang begitu menjagokan Juventus walau klub-klub yang mereka tangani juga berpeluang meraih Scudetto. Mereka begitu minder, inferior terhadap sang raja. Apalagi ketika I Bianconeri berlari kencang mengejar mereka.

Kini, setelah Juventus menjadi capolista, entah apa yang ada di benak mereka. Satu hal yang pasti, Scudetto kian jauh dari jangkauan, tetap jadi impian belaka bagi mereka. Seperti dalam reffrain The King is Back, sekali kembali, sang raja tak akan pergi lagi. ... Oh yes, I'm back/ Once again, never left/ I'm on attack//

Maurizio Sarri menyebut lini depan Napoli kurang efektif pada laga melawan Juventus di Juventus Stadium, Minggu (14/2/2016) dini hari WIB. (Reuters/Juan Medina)Itu pula sifat I Bianconeri. Setidaknya, lihat saja tiga musim ke belakang. Sejak 2012-13, mereka tak bisa lagi dikudeta kala sudah menjadi capolista. Tiga musim itu selalu diakhiri dengan trofi juara.

Sudah barang tentu, I Bianconeri takkan sudi tradisi itu terhenti. Apalagi, sejak beberapa bulan lalu, capolista memang ada dalam rencana mereka. "Rencana kami adalah memasuki perburuan gelar pada Maret dan mencapai periode itu dalam performa terbaik," ungkap Allegri pada medio Oktober silam.

Itu menunjukkan kesiapan luar biasa dari Juventus. Secara implisit, Allegri mengingatkan bahwa sekali timnya berada dalam posisi dan performa terbaik, para lawan bersiaplah gigit jari.

Sekarang, bersiaplah menyaksikan Buffon dkk kembali merajai Serie-A untuk kelima kalinya secara beruntun. Bosan? Tentu tidak, karena klub-klub lain memang masih sangat menikmati peran sebagai hamba. Tak satu pun yang betul-betul siap mengambil alih takhta dari sang raja. Setuju tidak?

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan