Fabregas Banyak Berutang Budi kepada Mourinho

Fabregas membantah hubungan para pemain dengan Mourinho tak harmonis.

Diterbitkan 18 Desember 2015, 09:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, London Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, bakal merindukan sosok Jose Mourinho setelah keputusan pemecatan yang dilakukan manajemen klub London Barat tersebut. Fabregas merasa banyak berutang budi pada pelatih asal Portugal tersebut.

Kekalahan Chelsea dari Leicester City membuat Mourinho diberhentikan dari jabatannya sebagai manajer. Pemilik The Blues, Roman Abramovic, tampaknya sudah kehilangan kesabaran usai melihat klubnya terjerembab di peringkat ke-16 klasemen sementara Premier League.

Baca Juga

  • Momen-momen Krusial Kehancuran Mourinho di Chelsea
  • Bek Chelsea Tuliskan Pesan Perpisahan Menyentuh untuk Mourinho
  • Ronaldo Hamburkan Rp 300 Juta Hanya untuk Seprai

Fabregas menjadi pemain Chelsea pertama yang mengucapkan terima kasih kepada Mourinho usai pemecatan tersebut. Dalam akun media sosial Twitter pribadinya, Fabregas berharap Mourinho lebih beruntung di masa depan.

"Terima kasih untuk semua yang telah Anda lakukan untuk saya. Saya berutang banyak kepada Anda dan kami akan merindukan Anda. Semoga beruntung di masa depan," tulis Fabregas dalam Twitter-nya, @cesc4official, Jumat (18/12/2015).

Bukan tanpa alasan Fabregas cukup terpukul dengan dipecatnya pelatih berusia 52 tahun tersebut. Fabregas merasa Mourinho menyelamatkan kariernya dengan memboyongnya ke Stamford Bridge, setelah sempat kesulitan menembus starting line-up di Barcelona.  

Fabregas juga menekankan, tidak ada masalah antara Mourinho dengan para pemain, seperti yang diberitakan media. "Kami punya hubungan yang bagus dengan manajer, mungkin hanya ada beberapa individu yang mencoba memperkeruh suasana klub ini," tulis Fabregas lagi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Baru Mendarat di Jakarta, Timnas Vietnam Langsung ke Bandung Untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Windi Wicaksono, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan