Kurang lebih, ada sekitar 90 penjaga gawang yang dibawa 32 negara dalam putaran final Piala Dunia 2006. Masing-masing negara mempunyai dua atau tiga kiper dalam daftar pemain nasionalnya. Dari jumlah itu, sebetulnya tidaklah terlalu sulit untuk memilih beberapa orang sebagai kandidat kiper terbaik di Piala Dunia (PD) 2006.
Keterampilan seorang kiper menjaga gawang timnya saat bertanding di kompetisi reguler bisa dipakai sebagai patokan. Penghargaan (awards) dan predikat penghormatan lain yang diterimanya juga layak dijadikan acuan untuk memilih kandidat kiper terbaik di PD 2006 di Jerman nanti. Yang terpenting adalah prospek negara yang dibelanya untuk menjuarai Piala Dunia 2006. Atas dasar faktor itulah, kelima penjaga gawang di bawah ini dikategorikan sebagai kandidat utama kiper terbaik di PD 2006. Mereka mewakili lima negara yang difavoritkan menjadi Juara PD 2006.Petr CechIIFHS, lembaga statistik sepakbola di Jerman, menetapkan Cech sebagai kiper terbaik dunia di tahun 2005 lalu, mengalahkan saingannya, kiper Milan Nelson Dida, dan kiper Juventus, Gianluigi Buffon.Cech memulai karir profesionalnya saat berusia 17 tahun bersama FK Chmel Blsany di tahun 1999. Setelah itu ia ditransfer klub elite Ceko, Sparta Praha, dengan nilai sebesar 700 ribu poundsterling dan langsung menciptakan rekor 855 menit bertanding tanpa kebobolan. Prestasinya itu membawa Cech ke Ligue 1, Prancis, bermain bersama Stade de Rennais yang mentransfernya dari Praha dengan nilai 5 juta pound. Adalah Chelsea yang kemudian mengibarkan nama Cech di pentas sepakbola dunia dengan membuat rekor baru di premiership: bermain 1.025 menit tanpa kebobolan satu gol pun! Bahkan di akhir musim 2005, FA menganugerahinya Golden Gloves sebagai tanda kiper terbaik di premiership musim 2004-05 berkat clean sheet-nya selama 21 pertandingan.Sampai Maret 2006, Cech telah tampil 38 kali bersama timnas Republik Ceko dan turut berkontribusi atas keberhasilan Pavel Nedved dkk melaju ke babak semifinal Euro 2004.
Gianluigi BuffonDalam beberapa tahun terakhir, Buffon dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Penjaga gawang Juventus yang berusia 29 tahun itu menyabet penghargaan Kiper Terbaik Eropa di tahun 2003. Kepindahannya dari Parma ke Juventus pada Juli 2001 juga membuat rekor baru: Buffon menjadi kiper termahal di dunia dengan rekor transfer 33 juta poundsterling.Setelah terpilih membela tim Italia di Olimpiade 1996, Buffon menjadi cadangan bagi kiper utama Italia, Gianluca Pagliuca, di Piala Dunia 1998. Buffon tampil sebagai kiper Italia di Piala Eropa 2000. Sayang, setelah mampu meloloskan Italia ke Euro 2000, Buffon menderita patah tangan. Posisinya pun digantikan Francesco Toldo. Setelah sembuh, Buffon menjadi kiper utama timnas Italia di Piala Dunia 2002 dan Euro 2004. Menjelamg musim 2005-06 bergulir, Buffon lagi-lagi cedera saat partai pra musim antara Juventus dan AC Milan. Sejak awal tahun, Buffon kembali tampil di bawah mistar gawang La Vecchia Signora, gelar Juventus, dan hampir pasti menjadi pilihan utama bagi Marcello Lippi di PD 2006.
Jens LehmannKiper Arsenal ini berhasil menggeser posisi Oliver Kahn yang sejak 1998 selalu menjadi kiper utama tim nasional Jerman. Seperti halnya Kahn, yang juga berusia hampir 37 tahun, Lehmann merupakan kiper yang sarat pengalaman. Ia kiper cadangan dalam tim nasional Jerman pada Piala dunia 1998 dan 2002, serta Piala Eropa 2000. Di Bundesliga, Lehmann sudah bermain sebanyak 400 pertandingan untuk Schalke dan Borussia Dortmund.Arsenal membeli Lehmann senilai 1,5 juta poundsterling dari Borussia Dortmund pada Juli 2003 sebagai pengganti David Seaman. Sampai saat ini, Lehmann sudah bermain sebanyak 120 kali bersama Arsenal sejak 2003. Walau turut menyumbang keberhasilan Arsenal menjuarai Liga Inggris musim 2003/2004, posisi Lehmann sempat goyang di Arsenal. Ia emosional dan melakukan blunder dalam beberapa pertandingan di Liga Champions. Posisinya pun sering digantikan Manuel Almunia.Toh Lehmann tidak patah semangat dan terus mengembangkan ketrampilannya. Hasilnya, Lehmann berhasil menggeser Almunia. Selama babak knock out Liga Champions, gawang Arsenal yang dijaga Lehmann tidak pernah kebobolan. Arsenal akhirnya maju ke semi final Liga Champions untuk pertama kali.Klinsmann melihat bahwa penampilan Lehmann semakin lama semakin membaik. Sebaliknya, Kahn semakin memburuk. Wajar kalau Klinsmann pun menunjuk Lehmann sebagai kiper utama Jerman.
Edwin van der SarVan der Sar adalah salah satu kiper kawakan yang akan tampil di PD 2006 di Jerman. Memulai karirnya di FC Foreholte, sinar Van Der Sar mulai terang saat bermain bersama klub elite Belanda, Ajax Amsterdam, pada 1992. Penjaga gawang berusia 36 tahun itu kemudian pindah ke Juventus di awal musim 1999-2000.Setelah dua musim di Juventus, van der Sar “dibuang” ke Fulham. Juni, 2005, Sir Alex Ferguson merekrutnya untuk Manchester United dengan nilai yang lumayan murah, 2 juta poundsterling. Kenyataannya, van der Sar mengawal gawang Man. United dengan baik. Ia termasuk dalam 4 besar kiper yang paling sedikit kebobolan di Liga Inggris musim ini.Kiper utama pasukan Setan Merah ini memulai debutnya di Tim Oranye, Juni 1995 saat Belanda menaklukkan Belarusia 1-0 di Stadion Dinamo, Belarus. Salah satu keunggulan Van der Sar adalah kemampuannya mengantisipasi arah bola. Di Euro 2004, Van der Sar mampu memblok tendangan penalti pemain Swedia Olof Mellberg di babak perempat final. Ini sejarah untuk pertama kalinya Belanda mampu lolos dari hadangan adu penalti. Sampai Maret 2006, kiper kelahiran Voorhout, 29 Oktober 1970 itu telah tampil sebanyak 107 kali bagi Tim Oranye. Jika Van Basten tetap memasangnya di pertandingan persahabatan dan putaran final PD 2006, kemungkinan besar Van Der Sar mampu menembus rekor Frank de Boer (112 caps).
Nelson DidaNelson de Jesus Silva, nama lengkapnya. Kiper kelahiran Irara, 7 Oktober 1973 ini bermain bersama AC Milan. Keahlian khusus yang dimiliki Dida adalah kemampuannya dalam memblok tendangan penalti lawan. Dida memulai karir di klub lokal Vitoria, sebelum pindah ke Cruzeiro dan Corinthians. Keterampilan Dida mengatasi tekanan di kotak penalti menarik perhatian AC Milan yang kemudian merekrutnya. Namun kesalahan fatal yang dibuat Dida saat Milan bertemu Leeds United di Liga Champions membuat Dida dikembalikan ke Corinthians dengan status pinjaman, September 2001. Setahun kemudian Dida kembali bermain di San Siro. Sepanjang musim ini, meskipun kerap membuat kesalahan, Dida tetap dipercaya Carlo Ancelotti menjadi kiper utama Rossoneri. Di timnas, Dida berkontribusi atas keberhasilan timnas Brasil di Copa America 1999 dan Piala Dunia 2002 di Jepang-Korea. Setelah hanya menduduki urutan ketiga sebagai kiper terbaik di muka bumi versi IFFHS di tahun 2004, Dida mampu memperbaiki posisinya di tahun 2005 menjadi kiper terbaik nomor dua setelah Petr Cech.
|
WORLD CUP POLLINGSiapa kiper terbaik di Piala Dunia 2006 pilihan Anda?A. Petr CechB. Gianluigi BuffonC. Jens LehmannD. Van Der SarE. Nelson Dida |
|TVPOLL=2006-04-09|
Ketik WCP[spasi]A/B/C/D/EKirimkan pilihan Anda melalui SMS ke 7288.Tarif Rp 2.000 per SMS untuk seluruh operator.Contoh: WCP ASMS yang termasuk dalam jawaban terbanyak akan diundi untuk mendapatkan pemenang. Ada hadiah uang tunai sebesar Rp 1.000.000 untuk satu orang pemenang.Polling berikutnya dan pemenang polling akan diumumkan di acara World Cup Center SCTV setiap Sabtu pukul 23.30 WIB.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3226358/original/037478600_1599037074-20200901-BPS-Lakukan-Sensus-Penduduk-Secara-Tatap-Muka-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/219910/original/petr_cech1-oke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)