Kolombia Selalu Jadi Kutukan Bagi Neymar, Ini Buktinya

Neymar selalu tertimpa sial saat melawan Kolombia.

Diterbitkan 20 Juni 2015, 17:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bintang Brasil, Neymar, sepertinya tidak akan melupakan negara Kolombia sepanjang hidupnya. Bagaimana tidak? Dalam dua ajang turnamen bergengsi, Neymar tertimpa masalah saat menghadapi Kolombia.

Yang paling terbaru terjadi pada gelaran Copa Amerika 2015 di Chile. Brasil yang saat itu sedang berjuang untuk lolos dari kualifikasi grup C harus kehilangan Neymar di laga pamungkas grup kontra Venezuela pada 22 Juni mendatang.

Petaka bagi Brasil datang saat menghadapi Kolombia pada Kamis (18/6/2015) lalu. Di laga itu, Neymar menerima kartu merah, sehingga dipastikan absen pada laga pamungkas grup mendatang.
Enrique Osses wasit asal Cile memberi kartu merah pada Neymar. (EPA/Carlos Succo)
Insiden bermula ketika peluit panjang pertandingan Brasil vs Kolombia ditiup. Neymar dengan sengaja menendang bola keras-keras dan mengenai pemain Kolombia, Pablo Armero. Mantan pemain Santos itu lantas kena tegur Jelson Murillo. Tidak terima, Neymar kemudian menanduk Murillo.

Kartu merah yang diberikan wasit membuat Neymar harus absen di partai terakhir babak penyisihan Copa America 2015 grup C. Hukuman itu membuat kiprah pemain 23 tahun itu tamat di turnamen antarnegara Amerika Selatan alias zona CONCACAF.

Neymar Didorong Pemain Kolombia

Sebenarnya, kalau tidak terkena kartu merah Neymar tetap absen kontra Venezuela lantaran telah mengoleksi dua kartu kuning. Praktis, Neymar harus absen di empat pertandingan karena dua kartu kuning dan satu kartu merah itu.

Tanpa Neymar di laga pamungkas fase grup C kekuatan Brasil tentu akan berkurang. Pasalnya bintang Barcelona itu memegang peranan penting dalam produktivitas gol tim Samba.

Raihan poin di grup C sendiri cukup berimbang. Empat tim (Brasil, Peru, Venezuela, dan Kolombia) masing-masing sudah mengemas tiga poin. Menang adalah harga mati bagi semua tim jika ingin lolos ke tahap selanjutnya.

">

2

Nasib sial Neymar saat melawan Kolombia juga terjadi pada gelaran Piala Dunia 2014 lalu. Bertindak sebagai tuan rumah, Brasil harus kehilangan Neymar akibat cedera yang nyaris merenggut nyawanya.

Pada babak perempat final, Neymar yang tampil sebagai starter harus digotong ke luar lapangan usai menerima benturan di punggung oleh pemain Kolombia, Carlos Zuniga. Akibatnya, Neymar tak dapat memperkuat tim Samba di babak semifinal kontra Jerman.

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/703077/original/2014-07-05T003505Z_502953731_GM1EA750NR301_RTRMADP_3_SOCCER-WORLD-M57-BRA-COL-NEYMAR.JPG

Hasilnya jelas, Brasil kehilangan sentuhan Neymar saat menghadapi Jerman. Hujaman tujuh gol berbalas satu bersarang di gawang Brasil.

Kekalahan 1-7 tim Samba atas Der Panzer menjadi salah satu kekalahan yang memalukan dan terbesar dalam sejarah sepak bola Brasil.

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/705508/original/000_TS-DV1813815.jpg

Tidak hanya itu, Brasil yang memperebutkan posisi ketiga dengan Belanda harus memastikan bermain tanpa gelar di Piala Dunia 2014. Mereka kembali tumbang dari Arjen Robben dan kawan-kawan dengan skor cukup telak 0-3. (Ton/Ary)

">

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Manchester United Diminta Boyong Eks Pemain Liverpool Demi Bisa Juara Lagi

Antonius Hermanto, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan