Rapor Meyakinkan Timnas U-23 Setelah Menekuk Singapura

Meski hanya mampu menang tipis, performa tim besutan Aji Santoso itu terbilang cukup memuaskan.

Diterbitkan 12 Juni 2015, 08:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Paulo Sitanggang (7/10)

Pemain jebolan Timnas U-19 ini mampu menghidupkan serangan. Manuver Paulo mampu merepotkan pemain Singapura. Daya jelajahnya terhitung tinggi, selalu bergerak membuka celah. Kemampuan bermain dengan bola-bola pendek membuat dia menjadi pemain yang selalu mendapat penjagaan ketat lawan. Tidak jarang, pemain Singapura kerap melanggarnya.

Adam Alis (7/10)

Sebagai gelandang sayap, Adam Alis termasuk pemain yang rajin bertahan. Pada pertengahan babak kedua, pemain milik Persija Jakarta itu mampu melakukan intersep sebanyak 2 kali, 9 tekel sukses, dan 2 sapuan. Tapi titik lemahnya, Adam terlalu terburu-buru menekan bahkan kerap salah komunikasi yang membuat Indonesia kehilangan bola.

Ahmad Nufiandani (7/10)

Kecepatan menjadi senjata utama pemain milik Arema Cronus ini. Beberapa kali dia mampu merusak konsentrasi pertahanan Singapura. Terutama dengan manuver dan umpan silang di area pertahanan. Bola-bola daerah Ahmad pun kerap menimbulkan bahaya. Sayang, pergerakan pemain bernomor punggung 7 itu beberapa kali mampu dibaca lawan.

Evan Dimas (9/10)

Sebagai otak permainan Indonesia, Evan Dimas benar-benar menjadi pahlawan dalam pertandingan kontra Singapura. Kemampuan melindungi bola tidak jarang membuat Evan Dimas kerap dilanggar oleh pemain Singapura. Gol tunggal di pertandingan kemarin membuktikan, dia mampu mengambil keputusan dengan tepat

4

Muchlis Hadi (7,5/10)

Meski tidak mencetak gol dalam 2 pertandingan terakhir, toh Muchlis Hadi tetap memberikan ancaman. Postur tubuh yang tinggi membuat striker PSM Makassar itu menjadi target man. Hanya saja, di pertandingan kontra Singapura, Muchlis mendapat pengawalan ekstra ketat dari barisan belakang. Praktis, sulit baginya bergerak leluasa di mulut gawang lawan. (Rjp/Ary)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan