3 Kejutan di Perdelapan Final BCA Indonesia Open

Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Linda Wenifanetri secara mengejutkan lolos ke perempat final.

Diterbitkan 05 Juni 2015, 07:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sensasi Jonatan Kembali Berlanjut

Sensasi Jonatan Kembali Berlanjut

Sensasi Jonatan Christie di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 terus berlanjut. Setelah mengalahkan unggulan ketujuh asal Taiwan, Chou Tien Chen, Jonatan menembus perempat final dengan menyingkirkan pemain senior dari Korea, Lee Hyun Il. Pebulu tangkis berusia 17 tahun itu menang 21-17 dan 21-19.

"Saya terpacu dengan kemenangan Anthony, saya tidak mau kalah. Saya merasa penampilan kali ini jauh lebih baik dari kemarin. Sekarang saya bisa lebih mengontrol permainan," komentar Jonatan.

"Lee sepertinya juga grogi, terlihat dari permainannya. Dia banyak melakukan kesalahan, terutama di bola lob dan servisnya juga beberapa kali gagal, kalau tidak menyangkut, ya tanggung. Mungkin ada pengaruh dari penonton yang begitu ramai."

Di perempat final, Jonatan akan menantang unggulan ketiga Denmark Jan O Jorgensen.

Linda Taklukan Unggulan Keempat

Linda Taklukan Unggulan Keempat

Setelah kejutan demi kejutan terjadi di nomor tunggal putra, kali ini giliran tunggal putri menggebrak panggung BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015. Adalah Lindaweni Fanetri yang mematahkan perjuangan unggulan empat asal Taiwan, Tai Tzu Ying. Linda menang 21-18 dan 22-20.

“Ranking dia di atas saya, jadi di pertandingan tadi saya tidak boleh kehilangan fokus. Karena kalau kehilangan fokus, raihan poin malah bisa tersusul. Seperti di awal game kedua, saya berhasil unggul 9-6, tapi justru malah kesalip. Dan saya berusaha untuk mempercepat tempo terlebih dahulu, saya tidak boleh kalah cepat. Lawan cepat dan serangannya juga bagus," ucap Linda usai laga.

Di perempat final, Linda menghadapi juara dunia asal Thailand, Ratchanok Inthanon. "Lawan Ratchanok saya akan diskusi dulu dengan pelatih, menerapkan permainan seperti apa. Saya tidak boleh cepat puas, karena setelah ini masih ada yang harus dihadapi." pungkasnya.

Linda sebelumnya sudah tiga kali bertemu Ratchanok dan selalu kalah. Perjumpaan terakhir mereka terjadi di babak kedua Singapore Open Superseries 2015 awal April lalu, kala itu Linda menyerah 10-21 dan 15-21.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan