Catenaccio
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/695018/original/Italia%20vs%20Kosta%20Rika%20%28foto%205%29.jpg)
5. Catenaccio
Catenaccio merupakan gaya permainan yang memainkan bola di daerah pertahanan sendiri sambil menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan balik. Ciri khas taktik ini adalah man to man marking dan pemain yang berfungsi sebagai libero.
Gaya permainan semacam ini muncul berkat buah pemikiran dua orang asal Italia dan Argentina, yakni Nereo Rocco dan Franco Helenio Herrera. Catenaccio sendiri berasal dari bahasa Italia, yang artinya gerendel.
Tiki-taka
6. Tiki-taka
Saat masih menjadi pelatih Barcelona tahun 1988, Johan Cruyff memperkenalkan taktik baru bernama Tiki-taka. Taktik seperti ini mengandalkan umpan-umpan pendek dengan pergerakan yang dinamis. Para pemain harus memindahkan bola melalui beragam cara, serta mempertahankan penguasaan bola.
Seiring berjalannya waktu, Louis van Gaal dan Frank Rijkaard yang pernah melatih Barcelona memodifikasi Tiki-taka. Hingga saat ini, strategi tersebut sangat kental dengan Los Blaugrana (sebutan Barcelona).
Parkir Bus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/114873/original/img_di-matteo-120521.jpg)
7. Parkir Bus
Kesal dengan permainan Tiki-taka, pelatih jenius Chelsea, Roberto Di Matteo mencari cara untuk mematikan gaya permainan tersebut. Dia pun menemukan sebuah gaya permainan baru yang dinamai Parkir Bus.
Dinamakan Parkis Bus karena gaya permainan ini ultra defensif yang menumpuk pemain di area kotak penalti sendiri agar tidak kemasukan bola. Biasanya, ada sembilan pemain yang berada di kotak penaltinya sendiri.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang, bahkan penyerang berada di kotak penalti. Mereka layaknya sebuah bus yang sedang terparkir di depan gawang.
Body Crash Football
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/767377/original/071708000_1416216421-Marouane-Fellaini.jpg)
8. Body Crash Football
Gaya permainan ini sangat mengandalkan fisik yang sangat keras. Body Crash Football sangat mengandalkan kekuatan serta ketahanan fisik para pemainnya.
Dalam gaya permainan seperti ini, tidak jarang kalau pemain bakal mempertahankan bola menggunakan tubuhnya. Biasanya, Body Crash Football menjadi gaya permainan andalan tim asal Afrika, Denmark, Swedia dan Norwegia.
Tango
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/781011/original/077069300_1418673803-000_DV1788050.jpg)
9. Tango
Tango merupakan gaya permainan yang identik dengan para pemain asal Argentina. Gaya seperti ini mengandalkan skill individu pemain dengan dipadukan kerja sama tim. Jika diperhatikan, Tango mirip dengan gaya permainan Jogo Bonito milik Brasil.
Tapi ada perbedaannya, jika Jogo Bonito lebih memanfaatkan kelincahan tubuh, maka Tango mengandalkan kelincahan serta kecepatan kaki pemainnya. Beberapa pemain yang sering menggunakan gaya permainan Tango adalah Diego Maradona, Lionel Messi hingga Sergio Aguero.
Baca juga:
10 Tahun Tsunami, Bagaimana Kehidupan Martunis 'Anak Angkat CR7'?
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/687029/original/ilustrasi-sepak-bola-1-140605-yos.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299397/original/073517100_1784250863-000_B6Z433V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300000/original/049582300_1784282893-mainoo_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4265020/original/007345300_1671377845-4_AP22352556886313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3202507/original/071215900_1596847894-AP20220691523830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618472/original/047612700_1782607192-000_B8JU4KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256851/original/004151200_1670703759-7_AP22344709351178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299482/original/065812300_1784259465-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297796/original/002584500_1784106935-didier.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298698/original/001851500_1784179988-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_12.25.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300203/original/075831600_1784326763-Screenshot_20260718_051706_Gallery.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299241/original/088867700_1784203410-1200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299326/original/066935100_1784215517-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497048/original/066823900_1770614759-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_11.26.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294563/original/004123800_1783843963-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262494/original/058411300_1781821332-20260617HK_FIFA_Store_2-New_Jersey.jpg)