Harga Emas Perhiasan 5 November 2026 di Raja Emas dan Laku Emas

Harga emas perhiasan Kamis (5/11/2026): 24 karat di Raja Emas Rp 2.240.000 per gram, 24 karat di Laku Emas Rp 2.081.000. Cek daftar lengkapnya.

Diterbitkan 05 November 2026, 08:20 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Emas perhiasan bisa menjadi salah satu instrumen investasi, selain emas batangan dan emas digital. Nilainya mengikuti kadar karat dan berat perhiasan, sehingga pemiliknya bisa menjual kembali ketika membutuhkan dana.

Meski begitu, perhiasan umumnya memiliki ongkos pembuatan, sehingga selisih harga beli dan harga jual perlu diperhatikan sebelum memutuskan.

Harga emas perhiasan pada Kamis (5/11/2026) bervariasi menurut kadar karat dan penyedia. Dua acuan yang dipakai dalam berita ini adalah Raja Emas Indonesia dan Laku Emas.

Raja Emas Indonesia adalah perusahaan ritel yang membeli dan menjual perhiasan serta logam mulia. Perusahaan ini dikenal menerima emas dalam berbagai kondisi, termasuk perhiasan tanpa surat dan yang sudah rusak.

Laku Emas adalah platform financial technology (fintech) yang melayani jual beli, transfer, penyimpanan, dan penarikan emas, baik digital maupun fisik, dengan model online to offline (O2O).

Rincian Harga Emas Perhiasan

Mengutip situs Raja Emas Indonesia, harga beli emas 24 karat berada di Rp 2.240.000 per gram, sedangkan 24 karat  (99,5%) Rp 2.060.000 per gram. Harga terendah ada di 5 karat, yakni Rp 422.000 per gram.

Berikut rincian harga beli emas perhiasan di Raja Emas Indonesia pada Kamis (5/11/2026):

  • K24*: Rp 2.240.000 per gram
  • K24 (99,5%): Rp 2.060.000 per gram
  • K23: Rp 1.965.000 per gram
  • K22: Rp 1.845.000 per gram
  • K21: Rp 1.763.000 per gram
  • K20: Rp 1.678.000 per gram
  • K19: Rp 1.594.000 per gram
  • K18: Rp 1.537.000 per gram
  • K17: Rp 1.452.000 per gram
  • K16: Rp 1.368.000 per gram
  • K15: Rp 1.260.000 per gram
  • K14: Rp 1.175.000 per gram
  • K13: Rp 1.091.000 per gram
  • K12: Rp 1.008.000 per gram
  • K11: Rp 925.000 per gram
  • K10: Rp 840.000 per gram
  • K9: Rp 757.000 per gram
  • K8: Rp 673.000 per gram
  • K7: Rp 588.000 per gram
  • K6: Rp 506.000 per gram
  • K5: Rp 422.000 per gram

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu

Sementara itu, di Laku Emas, harga jual emas 24K (99%) tercatat Rp 2.081.000 per gram. Harga terendah ada di 9K, yakni Rp 744.000 per gram.

Berikut rincian harga jual emas perhiasan di Laku Emas pada Kamis (5/11/2026):

  • 24K (99%): Rp 2.081.000 per gram
  • 23K: Rp 1.924.000 per gram
  • 22K: Rp 1.842.000 per gram
  • 21K: Rp 1.761.000 per gram
  • 20K: Rp 1.675.000 per gram
  • 19K: Rp 1.590.000 per gram
  • 18K: Rp 1.505.000 per gram
  • 17K: Rp 1.419.000 per gram
  • 16K: Rp 1.334.000 per gram
  • 15K: Rp 1.251.000 per gram
  • 14K: Rp 1.167.000 per gram
  • 13K: Rp 1.083.000 per gram
  • 12K: Rp 998.000 per gram
  • 11K: Rp 913.000 per gram
  • 10K: Rp 829.000 per gram
  • 9K: Rp 744.000 per gram

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu

 

 

Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu

Cara paling akurat untuk membedakan emas asli dan palsu adalah memeriksanya di toko emas atau laboratorium uji. Namun, ada beberapa uji sederhana yang bisa dilakukan sebagai langkah awal.

1. Cek cap kadar dan merek. Emas asli umumnya memiliki cap kadar yang jelas, misalnya 24K, 22K, 750 untuk 18K, atau 585 untuk 14K. Cap hanya penanda, bukan bukti mutlak.

2. Uji magnet. Emas asli tidak menempel pada magnet kuat. Namun, uji ini tidak bisa menjadi satu-satunya patokan karena ada logam lain yang juga tidak magnetis.

3. Uji goresan. Gosokkan perhiasan pada keramik tanpa glasir. Emas asli meninggalkan goresan berwarna keemasan, sedangkan goresan hitam menandakan campuran logam lain. Cara ini dapat menggores perhiasan.

4. Uji berat jenis. Emas padat dan terasa lebih berat dibanding logam lain berukuran sama, serta tenggelam di dalam air.

5. Uji asam nitrat. Emas asli tidak berubah warna saat diberi asam nitrat. Uji ini berbahaya sehingga sebaiknya dilakukan penjual atau ahli.

6. Hindari uji gigit. Emas bersifat lunak sehingga meninggalkan bekas gigi, tetapi cara ini bisa merusak perhiasan dan hasilnya bergantung pada kadar karat.

Gunakan lebih dari satu uji untuk hasil yang lebih meyakinkan, dan belilah perhiasan dari penjual terpercaya yang menyertakan sertifikat keaslian.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6