Kejar Target 350 Ribu Unit Rumah, BP Tapera Ubah Strategi Pemasaran

BP Tapera mengubah strategi pemasaran KPR FLPP dengan menyasar langsung calon pembeli potensial di daerah demi mengejar target penyaluran 350.000 unit rumah.

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - BP Tapera mengubah strategi pemasaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Langkah ini dilakukan dengan menyasar langsung calon pembeli di daerah yang memiliki tingkat permintaan (demand) serta pasokan (supply) rumah yang tinggi.

Strategi baru ini ditempuh demi mengejar target penyaluran 350.000 unit rumah pada 2026 melalui kolaborasi bersama perbankan, pengembang, pemerintah daerah, hingga perusahaan swasta.

Deputi Komisioner Bidang Rumah Swadaya dan Kemitraan BP Tapera Sugiarto mengungkapkan, metode sosialisasi sebelumnya dinilai kurang efektif karena hanya menghasilkan sedikit transaksi (closing).

“Pada umumnya ketika kita melakukan sosialisasi ataupun marketing langsung secara daring atau secara offline, yang datang sekitar 100 sampai 150, tapi yang closing hanya 3 sampai 5. Ini sangat tidak efektif,” ujar Sugiarto dalam rapat koordinasi evaluasi penyaluran KPR FLPP di Kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jakarta, Jumat (9/10/2026).

BP Tapera kini memprioritaskan pemasaran daring kepada calon pembeli sebelum menggelar kegiatan marketing langsung di lokasi perumahan. BP Tapera menggandeng Pemda untuk menjangkau CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sementara pihak perbankan menjelaskan mekanisme pengajuan KPR, dan pengembang menawarkan unit rumah yang siap huni.

“Jadi yang kita undang langsung bukan lagi pejabat, Bu, yang kita undang adalah end user-nya dalam kegiatan marketing ini,” kata Sugiarto.

Setelah kegiatan daring, calon pembeli diarahkan bergabung ke grup WhatsApp bersama pengembang melalui pemindaian kode QR. Pengembang dan perbankan kemudian menindaklanjuti calon pembeli yang berminat agar proses penjualan berjalan lebih efisien.

 

Pemetaan Wilayah Jawa dan Sumatra

Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera Sid Herdi Kusuma memaparkan sisa kuota KPR FLPP di Jawa Barat, Banten, dan Kalimantan saat ini masih mencapai 38.803 unit. Pihaknya merencanakan kegiatan marketing langsung di Kabupaten Bogor pada 20 Oktober dan 9 November 2026, dengan sisa kuota khusus Kabupaten Bogor sebanyak 918 unit.

“Kami ingin mengusulkan menggandeng BTN, namun tidak tertutup juga menggandeng bank penyalur lainnya, termasuk BJB, BRI, atau BSI,” ujar Sid.

Di wilayah Sumatra Bagian Selatan, Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau, Deputi Komisioner Bidang Pemupukan BP Tapera Dodi menyebutkan telah memetakan 23 kabupaten/kota berdasarkan data pasokan perumahan di sistem Sikumbang serta potensi permintaan dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Wilayah ini memiliki target percepatan sekitar 8.490 unit.

“Kami matching-kan antara sisi supply dan demand, sehingga terkumpul dari tempat yang ini sekitar ada 23 kota dan kabupaten,” kata Dodi.

Selain ASN, BP Tapera juga bakal menyasar pekerja swasta hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar KPR FLPP.

 

Potensi Sulawesi hingga Kerja Sama Mitra Ojol

Adapun Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera Wilson Lie Simatupang memprioritaskan pemasaran di Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. Ketiga provinsi tersebut mencakup daerah potensial seperti Deli Serdang, Pematangsiantar, Binjai, Maros, Gowa, Bone, Palopo, Wajo, Sigi, dan Palu.

“Kami punya komitmen realisasi untuk wilayah tiga provinsi ini sebanyak 8.729 unit,” ujar Wilson.

Guna memperluas akses perumahan bersubsidi, Sid menambahkan bahwa BP Tapera telah menjalin kemitraan dengan GoTo untuk menawarkan fasilitas uang muka (down payment/DP) 0% bagi mitra Gojek melalui kerja sama dengan Bank BTN. Selain itu, BP Tapera juga memiliki program pembebasan biaya administrasi bagi calon debitur dari lingkungan Muhammadiyah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6