Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Kamis di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Pasar khawatir eskalasi konflik dapat mengganggu pasokan minyak global, terutama jika jalur ekspor di kawasan Teluk terdampak.
Mengutip CNBC, Kamis (8/10/2026), kontrak berjangka minyak mentah Brent sebagai patokan internasional untuk pengiriman Desember naik 2,14 persen menjadi US$ 102,35 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November menguat 1,78 persen menjadi US$ 89,85 per barel.
Kenaikan harga minyak terjadi ketika pasar mencermati perkembangan terbaru di Timur Tengah, termasuk laporan mengenai kemungkinan Amerika Serikat (AS) kembali menjalankan operasi militer berskala besar di Iran.
Advertisement
Menurut laporan NBC News yang mengutip sejumlah sumber, Presiden AS Donald Trump bersama tim keamanan nasionalnya telah membahas kemungkinan dimulainya kembali operasi militer berskala besar di Iran dalam beberapa pekan mendatang.
Opsi serangan sebelum pemilihan umum sela atau midterm elections AS bulan depan juga disebut masuk dalam pembahasan tersebut.
Situasi ini membuat pelaku pasar kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.
Â
Ketegangan Timur Tengah Meningkat
Ketegangan di kawasan Timur Tengah juga terus meningkat. Kelompok Houthi yang didukung Iran dilaporkan baru-baru ini menargetkan sejumlah bandara di Arab Saudi.
Di sisi lain, Iran juga disebut melakukan serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz. Jalur tersebut menjadi salah satu rute penting bagi perdagangan minyak dunia.
Kondisi tersebut membuat keamanan jalur ekspor energi menjadi perhatian utama pasar minyak.
“Ke depan, harga minyak mentah kemungkinan akan tetap bergantung pada keamanan jalur ekspor dan infrastruktur di kawasan Teluk,"kata konsultan pasar keuangan di platform perdagangan daring Exness Inki Cho.
Cho menilai potensi eskalasi yang mengganggu lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz atau infrastruktur energi Arab Saudi dapat memberikan tekanan terhadap pasokan fisik minyak.
“Setiap eskalasi yang memengaruhi lalu lintas melalui Hormuz atau infrastruktur energi Arab Saudi akan mengancam pasokan fisik dan dapat mendorong harga naik lebih tinggi," tambah dia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368500/original/084408500_1791437213-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-08T122327.942.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367891/original/050720300_1791366349-Your_paragraph_text__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3102139/original/023566000_1586872671-buayo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540889/original/074569200_1774841000-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366758/original/042730600_1791276534-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363590/original/022355800_1790903921-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563534/original/033369400_1776904230-AP26108447289863.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355600/original/000121200_1790137179-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176562/original/012001400_1458436263-maxresdefault.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3029348/original/099783600_1579686479-20200122-Penguatan-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)