Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengajak investor tidak ragu menanamkan modal di Indonesia karena fundamental ekonomi dan prospek jangka panjang Indonesia tetap kuat.
Luhut mengatakan Indonesia perlu mengarahkan investasi berikutnya pada penguatan kemampuan industri, inovasi bersama, dan pengembangan talenta agar investasi tidak berhenti pada transfer teknologi.
“Pesan saya kepada para investor sangat jelas dan sederhana: jangan ragu untuk berinvestasi di negara ini, Indonesia,” ujar Luhut dalam Indonesia International Sustainability Forum (ISF) di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Advertisement
Luhut mengatakan Indonesia memang masih menghadapi berbagai persoalan, tetapi pemerintah tetap membangun industri, memperbaiki tata kelola, dan mengembangkan sumber daya manusia. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi tahap berikutnya harus mempertemukan modal, inovasi, dan talenta.
Luhut mendorong investor dan mitra internasional memperkuat riset serta inovasi dalam ekosistem nikel, baterai, dan kendaraan listrik. Dia mengatakan Indonesia perlu mengembangkan pemasok domestik serta membuat proses produksi lebih bersih dan efisien.
“Kita harus bergerak dari investasi menuju kemampuan, dari transfer teknologi menuju inovasi bersama,” kata Luhut.
Luhut juga melihat kecerdasan buatan (AI) sebagai salah satu perubahan terbesar sejak ISF pertama kali digelar pada 2023. Pemerintah telah mendorong pemanfaatan AI dalam digitalisasi pemerintahan untuk meningkatkan efisiensi layanan, transparansi, dan ketepatan pengambilan keputusan.
Pemerintah, menurut Luhut, telah menerapkan teknologi digital dalam program bantuan sosial dengan lebih dari 6 juta rumah tangga terdaftar di lebih dari 250 kabupaten/kota. Program tersebut juga melibatkan lebih dari 500.000 agen untuk membantu masyarakat mengakses sistem digital.
Luhut mengatakan integrasi identitas digital dan basis data pemerintah dapat menyederhanakan verifikasi, meningkatkan ketepatan sasaran bantuan, serta menjadi dasar pemanfaatan AI untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian data.
Riset Herbal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361780/original/043066600_1790747358-1000458245.jpg)
Selain sektor digital, Luhut menawarkan peluang investasi pada riset herbal di Sumatra Utara. Dia mengatakan pusat penelitian tersebut memiliki 396 spesies herbal dan lebih dari 2.000 tanaman yang telah diverifikasi tim peneliti.
Pusat penelitian itu juga memiliki fasilitas genome sequencing dengan kapasitas komputasi hampir 400 petaflops. Menurut Luhut, kapasitas tersebut memungkinkan proses genome sequencing berlangsung sekitar 30 kali lebih cepat dibandingkan fasilitas lain di Indonesia.
Luhut mengatakan pengembangan AI untuk membaca molekul dapat membuka peluang baru dalam pengembangan obat berbasis kekayaan hayati Indonesia.
Dia juga menyebut sektor rumput laut sebagai peluang investasi karena Indonesia memiliki sekitar 3 juta hektare wilayah yang dapat digunakan untuk budidaya.
Luhut menilai pengembangan berbagai peluang tersebut membutuhkan kolaborasi antara investor, universitas, pelaku usaha, pemerintah, dan peneliti.
Dia mengatakan Indonesia perlu mengubah hasil riset menjadi proyek percontohan dan kemudian memperluas proyek yang berhasil melalui investasi.
“Ukuran keberhasilan kita bukan jumlah kesepakatan yang kita umumkan, tetapi hasil yang kita berikan, seperti layanan publik yang lebih baik, teknologi yang digunakan, investasi baru, dan industri yang lebih kuat,” pungkas Luhut.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360581/original/027882600_1758710334-prabowo_anies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367654/original/007339100_1791359633-HOAX__32_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367806/original/093780900_1791362859-purbaya_KPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4998321/original/035227900_1731211487-cek_fakta_undian_bpd_bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361779/original/006428200_1790747357-1000458247.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1271620/original/092304900_1466592441-luhut.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361779/original/006428200_1790747357-1000458247.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361778/original/015036000_1790747356-1000458248.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359673/original/072670700_1790570294-email-attachment_2026_09_28_immanuel-christian_luhut-ungkap-network-den-dengan-china-dan-as-untuk-perkuat-ekonomi-indonesia_IMG_7398.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261038/original/058349000_1781675628-Ketua_Komite_Percepatan_Transformasi_Digital_Pemerintah__KPTDP___Luhut_Binsar_Pandjaitan-17_Juni_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359674/original/093064100_1790570309-email-attachment_2026_09_28_immanuel-christian_luhut-ungkap-network-den-dengan-china-dan-as-untuk-perkuat-ekonomi-indonesia_IMG_7402.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359675/original/026542300_1790570445-email-attachment_2026_09_28_immanuel-christian_luhut-ungkap-network-den-dengan-china-dan-as-untuk-perkuat-ekonomi-indonesia_IMG_7402.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344130/original/065318100_1788935911-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.55.30.jpeg)