Tertinggi dalam Sejarah, Stok Beras RI Sentuh 5,1 Juta Ton

Stok beras nasional tembus 5,1 juta ton. Amran pastikan Indonesia siap hadapi El Nino dan cegah kelaparan.

Diterbitkan 26 Agustus 2026, 11:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional saat ini menorehkan rekor tertinggi dalam sejarah dengan menembus angka 5,1 juta ton. Ketersediaan pangan yang melimpah ini dipastikan siap mengamankan kebutuhan masyarakat sekaligus menahan gempuran dampak fenomena iklim global seperti El Nino.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian stok yang sangat solid ini. Menurutnya, besarnya cadangan beras yang dikelola Perum Bulog diyakini ampuh meminimalisir imbas perubahan iklim hingga mengantisipasi kondisi darurat atau bencana.

"Stok kita sekarang, (meski) ada El Nino, (jadi yang) tertinggi. Tapi alhamdulillah cadangan kita tertinggi selama Republik ini berdiri, yaitu 5,1 juta ton," kata Amran sebagaimana terkonfirmasi di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (26/8/2026).

Pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan di seluruh rantai pasok, baik untuk tingkat produsen maupun konsumen. Tantangan ini diakui tidak mudah, terutama saat menghadapi dinamika harga di lapangan.

"Ketika harga naik (beras naik), konsumen marah. Harga turun, petani marah. Harga sedang sedang, pengusaha marah. Jadi begitu berat bebannya pemerintah," ujar dia.

Meski lonjakan harga beras melanda pasar dunia, pemerintah menjamin masyarakat Indonesia terbebas dari ancaman kelaparan karena ketahanan pangan dalam negeri berada pada kondisi yang sangat aman.

"Kesiapan pangan kita selesai. (Meskipun) harga beras dunia naik, salah satu di Jepang (sampai) Rp 100.000 per kilo. (Tapi) ada yang mengatakan, jangan bandingkan. Kalau tidak ada beras, bagaimana? Satu, (bisa) kelaparan rakyat Indonesia. Kita pastikan itu tidak terjadi," katanya.

Data Distribusi Beras

Untuk menjaga stabilitas harga di pasar, penyaluran stok CBP terus digelontorkan lewat berbagai intervensi program. Catatan Bapanas per 24 Agustus menunjukkan total distribusi nasional telah menyentuh angka 1,69 juta ton.

Rincian Penyaluran Stok CBP Nasional:

  • SPHP Beras (Januari–Februari): 221,05 ribu ton
  • SPHP Beras (Maret–Agustus): 688,98 ribu ton
  • Bantuan Pangan Tahap Pertama: 662,86 ribu ton
  • Bantuan Pangan Tahap Kedua (Berjalan): 59,83 ribu ton
  • Golongan Anggaran: 53,68 ribu ton
  • Bantuan Bencana & Keadaan Darurat: 11,39 ribu ton

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6